Plt Walikota Madiun Tinjau Layanan RSUD Sogaten, Siapkan Skrining Gratis Untuk Kesehatan Mental.

MADIUN Suara Jatim Kanker rektum kini menjadi kanker dengan angka kejadian terbanyak keempat. Di sisi lain, gangguan kesehatan mental masih kerap disalahartikan sebagai gangguan jiwa berat, padahal keluhan seperti sulit tidur juga termasuk di dalamnya. 

Berangkat dari kondisi tersebut, *RSUD Sogaten Kota Madiun* menghadirkan skrining kanker rektum, kesehatan mental, dan gizi keluarga dalam rangka Hari Ulang Tahun HUT RSUD Sogaten Kota Madiun, Selasa 30/6/2026.

Kegiatan tersebut diikuti perwakilan masyarakat dari setiap kelurahan di Kota Madiun dan dihadiri Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun. Menurutnya, perkembangan layanan RSUD Sogaten dalam beberapa tahun terakhir berlangsung cukup pesat. Karena itu, ia mendorong rumah sakit terus menghadirkan layanan yang memiliki diferensiasi dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat Kota Madiun maupun daerah sekitar.

“Hari ini saya meminta RSUD Sogaten memiliki layanan yang mempunyai diferensiasi dan dibutuhkan masyarakat Kota Madiun maupun daerah sekitar. Teman-teman terus menggali layanan apa saja yang perlu ditambah,” ujarnya.

Plt menyebut, penguatan layanan kanker rektum dan kesehatan mental menjadi salah satu fokus pengembangan rumah sakit. Menurutnya, isu kesehatan mental akan menjadi tantangan yang semakin besar sehingga perlu dipersiapkan sejak sekarang.

“Banyak ahli memprediksi ke depan pasien dengan gangguan kesehatan mental akan semakin banyak. Karena itu, RSUD Sogaten mulai memperkuat layanan kesehatan mental. Nantinya juga akan ada penambahan dokter secara bertahap dan setiap puskesmas disiapkan psikolog,” katanya.



Direktur RSUD Sogaten Soroti Pentingnya Deteksi Dini
Direktur RSUD Sogaten Kota Madiun, dr. Muhammad Nur, menjelaskan alasan di balik kegiatan tersebut.

“Skrining kanker rektum kami pilih karena saat ini menjadi kanker dengan angka kejadian terbanyak keempat. Melalui kegiatan HUT RSUD Sogaten ini, kami ingin meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa deteksi dini dapat menyelamatkan nyawa. 

Selain itu, kami juga menggelar skrining kesehatan mental untuk meluruskan stigma. Selama ini masyarakat menganggap kesehatan mental identik dengan orang gila. Padahal, keluhan seperti sulit tidur, cemas berlebih, hingga stres berat juga bagian dari gangguan kesehatan mental yang harus ditangani sejak awal,” tegas dr. Muhammad Nur.(Wt)
Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Plt Walikota Madiun Tinjau Layanan RSUD Sogaten, Siapkan Skrining Gratis Untuk Kesehatan Mental.
  • Plt Walikota Madiun Tinjau Layanan RSUD Sogaten, Siapkan Skrining Gratis Untuk Kesehatan Mental.
  • Plt Walikota Madiun Tinjau Layanan RSUD Sogaten, Siapkan Skrining Gratis Untuk Kesehatan Mental.
  • Plt Walikota Madiun Tinjau Layanan RSUD Sogaten, Siapkan Skrining Gratis Untuk Kesehatan Mental.
  • Plt Walikota Madiun Tinjau Layanan RSUD Sogaten, Siapkan Skrining Gratis Untuk Kesehatan Mental.
  • Plt Walikota Madiun Tinjau Layanan RSUD Sogaten, Siapkan Skrining Gratis Untuk Kesehatan Mental.