Magetan Masuk 3 Besar Jawa-Bali, Akses Pendidikan Antarwarga Antarwilayah Jadi Kunci Raih Penghargaan Kemendagri
MAGETAN - Suarajatim.net Prestasi Kabupaten Magetan kembali mencuat di tingkat regional. Bukan karena penghargaan seremonial semata, Magetan berhasil menembus tiga besar pemerintah kabupaten se-Jawa-Bali dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Regional Jawa-Bali Batch II Tahun 2026, berkat kinerja pada sektor penyediaan akses layanan pendidikan.
Magetan ditetapkan sebagai Terbaik III kategori Pemerintah Kabupaten se-Jawa-Bali. Capaian tersebut diraih pada kategori Penyediaan Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan, yang menjadi salah satu indikator penilaian dalam ajang yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Penghargaan itu diserahkan di Nusa Dua Convention Center, Bali, Jumat (28/8/2026) malam. Bupati Magetan, Nanik Sumantri, menerima langsung penghargaan tersebut didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Magetan, Welly Kristanto.
Capaian ini menjadi bentuk apresiasi terhadap kinerja pemerintah daerah dalam membuka akses masyarakat terhadap layanan pendidikan. Upaya menghadirkan pendidikan yang dapat dijangkau masyarakat secara lebih luas menjadi salah satu faktor yang mengantarkan Magetan masuk jajaran daerah berprestasi di kawasan Jawa-Bali.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan bahwa pemerintah harus memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan dasar. Pendidikan menjadi bagian penting dari standar pelayanan minimal yang wajib menjadi perhatian pemerintah.
“Pemerintah harus hadir di bidang enam standar pelayanan minimal, di antaranya adalah pendidikan. Negara hadir, salah satunya dengan adanya pendidikan,” ungkap Tito.
Penghargaan tersebut sekaligus menjadi catatan penting bagi Pemkab Magetan untuk terus memperkuat pemerataan layanan pendidikan. Akses pendidikan yang mudah dan merata dinilai menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.
Masuknya Magetan sebagai Terbaik III se-Jawa-Bali menunjukkan bahwa sektor pendidikan menjadi salah satu kekuatan dalam kinerja pelayanan publik daerah. Pengakuan tersebut diharapkan menjadi pemacu agar berbagai program pendidikan tidak hanya berjalan, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Ke depan, tantangan Pemkab Magetan bukan sekadar mempertahankan penghargaan, melainkan memastikan masyarakat di seluruh wilayah memiliki kesempatan memperoleh pendidikan yang mudah dijangkau, berkualitas dan berkelanjutan.
Prestasi tiga besar Jawa-Bali ini pun diharapkan menjadi pemantik bagi Pemkab Magetan untuk terus berbenah dan menjadikan pemerataan akses pendidikan sebagai investasi utama dalam membangun kualitas generasi masa depan.

