Tampilkan postingan dengan label Mas Aji. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mas Aji. Tampilkan semua postingan
Bantu atasi Covid, Bupati Pacitan berterima kasih atas bantuan Oxygen Concentrator dari Wagub Jatim

Bantu atasi Covid, Bupati Pacitan berterima kasih atas bantuan Oxygen Concentrator dari Wagub Jatim

 


Mas Aji saat melakukan Video Call dengan Wagub Jawa Timur, Emil Dardak


Pemerintah Kabupaten Pacitan menerima bantuan dari Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak berupa 2 unit Oxygen Concentrator untuk membantu penanganan Pandemi Covid 19 di Kabupaten Pacitan.
 
Bantuan alat medis penghasil oksigen itu diterima langsung oleh Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji, Jum'at (27/08). 

Melalui sambungan videocall, Mas Aji langsung mengucapkan terima kasih kepada Wagub Emil Dardak.

Bupati Pacitan berharap penanganan Covid 19 di daerah yang dipimpinnya itu bisa berjalan dengan baik. "Dua unit Oxygen Concentrator ini sangat membantu penanganan Pandemi Covid 19 di Kabupaten Pacitan," Ucap Mas Aji. 

Selain upaya pengobatan, Mas Aji menyampaikan bahwa upaya pencegahan sangatlah penting. "Mari bersama menjaga diri kita dan keluarga kita dari serangan Covid 19 dengan menerapkan Protokol Kesehatan dan melakukan Vaksinasi, " Ujarnya. 

Selain itu, menjaga kesehatan dan imunitas harus menjadi budaya bagi masyarakat Pacitan. "Apapun penyakit yang datang, bila imun kita baik maka kita akan tetap sehat. Jadi mari kita menjaga kesehatan dan imunitas dengan menerapkan pola hidup yang sehat." Pungkas Mas Aji. (Yah) 

Bupati Pacitan harapkan dukungan untuk Percepatan Vaksinasi

Bupati Pacitan harapkan dukungan untuk Percepatan Vaksinasi

 

Bupati Pacitan saat menghadiri kegiatan Baksos yang diselenggarakan oleh TNI AU


Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji mengharapkan dukungan seluruh stakeholder dalam mewujudkan percepatan vaksinasi covid 19 di Kabupaten Pacitan.

Pernyataan disampaikan Mas Aji, panggilan akrabnya saat menghadiri kegiatan bhakti sosial TNI AU dalam rangka latihan antar satuan koopsau II sikatan daya 2021.

“Kami sangat berharap kepada seluruh stakeholder untuk terus mensuport pemerintah dalam hal percepatan vaksinasi, Karena vaksin merupakan salah satu penekan angka kesakitan dan kematian dalam pandemi covid 19 saat ini,’ ungkap Bupati, Selasa (24/08).

Bupati Pacitan mengungkapkan pentingnya Vaksinasi untuk mencapai target herd immunity (Kekebalan kelompok). "Selain Vaksi, selama pandemi masyarakat diminta tetap disiplin dalam menjaga protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak serta rajin mencuci tangan dengan sabun," Ucap Bupati. 

Bupati Indrata Nur Bayuaji sangat mengapresiasi upaya Tentara Nasional Indonesia (TNI)  terutama TNI AU yang turut andil membantu vaksinasi di Pacitan melalui kegiatan bhakti sosial. Dalam situasi pandemi seperti saat ini pemkab sangat membutuhkan kerjasama semua pihak dalam mewujudkan vaksinasi bagi masyarakat. 

“Kita sediakan 1000 dosis  dan yang kita laksanakan saat ini 500 dosis sedangkan separuhnya lagi untuk vaksinasi tahap dua,” kata Aspotdirga Koopsau II Kolonel Pom Muhammad Nur.

Selain vaksinasi gratis, TNI AU ini juga  membagikan paket sembako kepada masyarakat serta bantuan APD serta sepatu boot kepada tenaga kesehatan. Bhakti sosial TNI AU juga dirangkaikan dengan latihan antar satuan Koopsau II Sikatan Daya 2021. Latihan militer akan berlangsung hingga 26 Agustus berupa latihan menembak sasaran ke laut yang melibatkan dua pesawat tempur T 50 dari Lanud Iswahjudi Madiun dan pesawat Super 2 Cano Lanud  Abd Saleh Malang. (Yah). 



Manfaatkan FABA Untuk Bangun Rumah Layak Huni, Bupati Aji berikan Apresiasi

Manfaatkan FABA Untuk Bangun Rumah Layak Huni, Bupati Aji berikan Apresiasi

 

Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayu Aji saat peletakkan batu pertama pembangunan Rumah Tak Layak Huni dengan FABA


Abdul Mungin tak kuasa menahan haru menyaksikan prosesi pembangunan calon rumah barunya. Spesialnya lagi, peletakan batu pertama bangunan berukuran 5x6 meter tersebut dilakukan Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji. 

Abdul Mungin terpilih menjadi penerima bantuan rumah FABA (Fly Ash and Bottom Ash)  yang merupakan program CSR (Corporate Social Responsibility) dari PJB UBJOM PLTU Pacitan. Pembangunan rumah warga Dusun Rejomulyo Desa Sudimoro itu menggunakan material batako yang bahan dasarnya terbuat dari limbah batubara (FABA) PLTU Sudimoro. 

“Saat ini ada rumah FABA mungkin kedepan ada Jalan FABA atau pembangunan infrastruktur lain yang menggunakan bahan dasar dari limbah ini,” kata Bupati, Jumat (20/08).

Mas Aji mengapresiasi pemanfaatan FABA untuk bahan dasar batako dan sejenisnya karena sangat bermanfaat bagi pembangunan. Bahkan orang nomor satu di Pacitan itu melihat langsung kualitas batako berbahan dasar Faba tersebut sangat kokoh dan halus.

Sementara, menurut General Manager  PT PJB UBJOM PLTU Pacitan Dwi Juli Harsono, untuk saat ini pengolahan limbah hasil pembakaran batubara dari PLTU ini baru dalam bentuk batako, paving dan canstin. Pemanfaatanya sendiri untuk membantu mewujudkan rumah layak huni bagi masyarakat tidak mampu diwilayah sekitar PLTU. 

“Ini perdana untuk pembangunan rumah masyarakat tidak mampu dan kedepan kita harapkan lebih banyak lagi yang akan menerima manfaat,” katanya.

PT PJB UBJOM PLTU Pacitan sukses memanfaatkan Fly Ash and Bottom Ash (FABA) untuk membantu pembangunan rumah warga tidak mampu. Dengan limbah yang jumlahnya mencapai ratusan ton per hari pemanfaatan FABA ini diharapkan dapat mendukung pembangunan infrastruktur sekaligus mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan akibat penambangan pasir. (Yah). 


Bupati Pacitan Serahkan Bantuan Sosial Kepada Pelaku Pariwisata

Bupati Pacitan Serahkan Bantuan Sosial Kepada Pelaku Pariwisata

 

Bupati Aji saat memberikan bantuan bagi pelaku wisata di Pacitan


Lebih dari 3 pekan sejak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM ), seluruh obyek wisata di Kabupaten Pacitan tertutup bagi pengunjung. Hal ini  berdampak langsung terhadap sumber pendapatan para pelaku pariwisata. 

Menyikapi hal tersebut Pemkab Pacitan, Jumat (06/08) menyalurkan bantuan sosial kepada para pelaku pariwisata di Pantai Klayar, Sungai Maron serta Pantai Watukarung. Bantuan diserahkan langsung Bupati Indrata Nur Bayuaji di obyek-obyek wisata tersebut. 

" Karena obyek wisata Pantai Klayar ini ditutup para pedagang yang setiap hari dapat pemasukan tidak lagi dapat penghasilan. Untuk itu pemerintah daerah, provinsi dan pusat hadir untuk memberikan bantuan meskipun bisa dikatakan tidak sebanyak penghasilan mereka dalam kondisi normal tapi bisa sedikit meringankan  beban para pedagang," kata Bupati.

Khusus obyek Wisata Pantai Klayar sendiri tercatat ada 180 pelaku pariwisata. Terdiri dari para pedagang makanan, pedagang sovenir dan oleh-oleh, pemilik persewaan ATV  serta pemandu wisata. Sedangkan total pelaku Pariwisata di Kabupaten Pacitan mencapai 1.740 orang. 

" Kita juga masukkan para travel agen termasuk pemilik homestay yang ada di obyek wisata juga kita masukkan ," terang Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga Pacitan T Andi Faliandra.

Kepada seluruh masyarakat baik yang ada di Pacitan atau dari luar, Bupati berharap bisa bersabar untuk memendam rindu berwisata di bumi Paradise Of Java ini. Orang nomor satu di Pacitan itu yakin pada saatnya nanti pandemi akan berakhir maka obyek wisata akan dibuka kembali dan dapat dinikmati. 
Dalam kesempatan kunjungan ini, Bupati juga menyerahkan bantuan kepada keluarga kurang mampu. (Yah).