Polresta Sidoarjo Gandeng Komunitas, Kejar Target 70 Persen Vaksinasi

Polresta Sidoarjo Gandeng Komunitas, Kejar Target 70 Persen Vaksinasi

 


Kejar target vaksinasi Kabupaten Sidoarjo capai 70 persen pada awal Oktober 2021 nanti, Polresta Sidoarjo menggandeng Pagar Nusa Sidoarjo menggelar akselerasi vaksinasi Covid-19, dengan target dua ribu orang, pada Kamis (23/9/2021) di Bluru Kidul, Sidoarjo.


Ketua Pagar Nusa Sidoarjo Hari Purwono menjelaskan, kegiatan vaksinasi ini merupakan upaya dari pihaknya bersama Polresta Sidoarjo, untuk mendukung program pemerintah dalam percepatan vaksinasi bagi masyarakat.


"Kami targetkan ada dua ribu peserta vaksinasi pada tahap pertama kali ini. Mereka ada dari anggota Pagar Nusa, mahasiswa UNUSIDA, pelajar dan masyarakat sekitar khususnya lansia," jelasnya.


Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro mengapresiasi antuasias masyarakat untuk mendapatkan suntikan vaksin Covid-19. Saat ini Kabupaten Sidoarjo sudah mencapai 51 persen untuk vaksinasi dosis pertama, sedangkan dosis kedua 29 persen.


"Sekarang yang kita kejar adalah mencapai target 70 persen vaksinasi dosis pertama, sehingga pada awal Oktober 2021 nanti Kabupaten Sidoarjo bisa mencapai level 1 PPKM berdasarkan penilaian Inmendagri. Karenanya silahkan masyarakat mendatangi gerai-gerai vaksin yang disediakan Pemkab Sidoarjo, Polresta Sidoarjo, Kodim 0816 Sidoarjo atau pihak lainnya. Percepatan vaksinasi ini juga guna segera meningkatkan herd immunity bagi kita semua," kata Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro.


Melalui kesempatan ini, Kapolresta Sidoarjo kembali menghimbau masyarakat agar tidak terlalu bereuforia berlebihan atas semakin menurunnya penyebaran Covid-19. "Tetap patuhi protokol kesehatan dan jangan sampai tidak di vaksin," imbuhnya.

Mantap, Forkopimda Jatim Cek Vaksinasi Tuna wisma Dalam Peringatan HUT Lalu lintas Bhayangkara ke 66

Mantap, Forkopimda Jatim Cek Vaksinasi Tuna wisma Dalam Peringatan HUT Lalu lintas Bhayangkara ke 66


Forkopimda Jawa Timur hadir dalam puncak rangkaian kegiatan HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke 66 yang diselenggarakan oleh Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jatim, pada Kamis (23/9/2021) di Gedung Airlangga Convention Center, Kampus C Unair, Surabaya. 

Dalam kegiatan ini, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto, dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, bersama Pejabat Utama Polda Jatim, secara langsung melakukan pengecekan vaksinasi bagi Tuna Wisma dan Pemulung. 

Kegiatan ini merupakan rangkaian dari HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke 66, 2021. Selain vaksinasi kepada Masyarakat Pemulung dan Tuna Wisma, Dit Lalu Lintas Polda Jatim serta Sat Lantas di 39 Polres/Polresta jajaran Polda Jatim juga memberikan bantuan sosial berupa sembako, sebanyak 3500 paket, utk di gedung Airlangga Convention Center sendiri diberikan sebanyak 1860 paket Bansos. 

Selain pembagian Bansos, rangkaian acara Hut Lalu lintas Bhayangkara ke 66 tahun 2021 juga melaksanakan vaksinasi sebanyak 3500 dosis pertama dan kedua yang diberikan kepada Tuna wisma sewilayah Jawa Timur yang dilaksanakan serentak hari ini di Polres dan Polresta jajaran Polda Jatim dengan dibantu 333 tenaga kesehatan gabung TNI, Polri, Dinkes Prov Jatim serta Relawan, sedangkan vaksinasi yang diselenggarakan di Airlangga Convention Center sebanyak 900 dosis pertama dan kedua disiapkan, untuk 900 masyarakat Tuna Wisma dan Pemulung yang berada di Surabaya Raya, diantaranya Gersik 300 orang, Sidoarjo 300 orang dan Surabaya 300 orang, dengan dibantu 38 tenaga kesehatan gabungan dari TNI, Polri, Dinkes dan Relawan.

Selain itu, Forkopimda Jatim juga menyapa dan berkomunikasi interaktif terkait perkembangan penanganan covid-19 kepada para Forkopimda kabupaten kota di 39 Polres dan Polresta jajaran Polda Jatim secara virtual yang sedang melakukan kegiatan vaksinasi dan bansos HUT Lalulintas Bhayangkara ke 66 tahun 2021.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta mengatakan dengan slogan "Membentuk Polantas yang Presisi, Tangguh dan Tumbuh di era Kenormalan Baru", peringatan HUT Lalu lintas ke 66 tahun ini di selenggarakan. Ada beberapa rangkaian kegiatan yang telah dilakukan, diantaranya kunjungan sosial ke rumah-rumah Purnawirawan Polri, kegiatan Bhakti sosial, Vaksinasi bagi Difabel serta Pengangkatan orang tua asuh bagi 7.044 anak yatim piatu korban covid-19 di seluruh Jawa Timur. 

"Hari ini kami melaksanakan vaksinasi yang dilaksanakan secara serentak di seluruh jajaran Polda Jawa Timur, dengan melibatkan seluruh stake holder, TNI, Polri, kepala daerah, dan utamanya adalah kami melaksanakan kegiatan ini untuk mendukung program vaksinasi dan penanganan covid-19," ucap Kapolda Jatim didampungi Gubernur Jatim, dan Pangdam V Brawijaya. 

Lebih lanjut, Kapolda menjelaskan. Jajaran Polda Jawa Timur khususnya Ditlantas, akan selalu bersinergi dengan pemerintahan Provinsi, dan tentunya di daerah dengan kepala daerah, serta jajaran Kodam dan Kodim wilayah masing-masing. 

"Kami berharap, kegiatan ini akan terus berlanjut, sehingga program vaksinasi yang dicanangkan oleh pemerintah Kami akan selalu mendukung. Kami dengan Pangdam juga senantiasa mendukung Gubernur, sehingga program bisa berjalan dengan baik. Kami juga mohon doa mudah-mudahan ini bisa berjalan dengan baik, mohon dukungan masyarakat semoga bisa tercapai target 70%," pungkasnya Kapolda Jatim dihadapan awak media.

Kapolres Bangkalan ajak warga Segera Vaksin dan Jangan Lupa Pakai Masker !

Kapolres Bangkalan ajak warga Segera Vaksin dan Jangan Lupa Pakai Masker !


Polres Bangkalan - Suarajatim.net

Berbagai kreatifitas terus digelorakan oleh Kepolisian Resor Bangkalan dalam peran serta mensukseskan vaksinasi covid-19 di bumi dzikir dan sholawat. Kali ini, Mobil Gerai Vaksin Presisi mulai beroperasi pada pagi hari ini, Kamis (23/09/2021) untuk melaksanakan vaksinasi covid-19, sekaligus memberi himbauan tentang pentingnya vaksin dan juga penggunaaan masker menuju era kenormalan baru. 

Seperti yang terpantau, mobil gerai vaksin presisi ini pun langsung mendatangi sejumlah sekolah di wilayah kota Bangkalan untuk membagikan masker dan juga vaksinasi covid-19. Seperti pada pagi hari ini, dimana Mobil Gerai Vaksin Presisi Polres Bangkalan menggelar pelaksanan vaksin di SMPN 03 Bangkalan yang ditujukan bagi siswa sekolah dan sejumlah masyarakat di SMPN 03 Bangkalan yang terletak di kelurahan Demangan, kota Bangkalan. 

Kegiatan kelilingnya mobil gerai vaksin presisi Polres Bangkalan ini dipimpin langsung oleh Kasatbinmas Iptu Suyitno, S.H., M.H. didampingi salah satu anggota Satbinmas yang juga Polwan dan Bhabinkamtibmas di wilayah SMPN 03 Bangkalan yaitu Briptu Navynda Sherly Fatikasari, S.M. bersama Lurah Demangan Ardhi Perdana, S.IP. Antusiasme masyarakat pun cukup meningkat karena hadirnya mobil gerai vaksin presisi ini, masyarakat lebih paham bahwa vaksinasi covid-19 itu sangat penting untuk menjaga herd immunity atau kekebalan komunal. 

Sementara itu, ditemui di tempat terpisah Kapolres Bangkalan AKBP Alith Alarino, S.I.K. menjelaskan jika hadirnya mobil gerai vaksin presisi, pihaknya menargetkan bahwa jangkauan vaksinasi covid-19 akan lebih meluas lagi. 

"Dengan hadirnya mobil gerai vaksin presisi yang siap keliling dari berbagai titik ke titik lainnya di kabupaten Bangkalan, kami berharap masyarakat semakin meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya vaksinasi covid-19 serta tidak mudah percaya berita hoax yang tidak jelas kebenarannya. Oleh karena itu, Ayo segera vaksin. Agar Bangkalan segera bangkit dan menuju zona hijau bebas covid-19" ujar AKBP Alith dengan penuh semangat. 

Tak hanya itu saja, kedepan AKBP alith berharap bahwa mobil gerai vaksin presisi ini juga bisa semakin meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam mentaati protokol kesehatan terutama menggunakan masker. "Saya menghimbau kepada masyarakat untuk memakai masker saat berkendara ataupun saat beraktivitas demi mencegah penyebaran covid-19," jelas sang Kapolres ketika dimintai keterangan di Mapolres Bangkalan pagi ini. (Duwi)

Keren, Polsek Siman Polres Ponorogo Bagikan Masker dan Beras Kepada Warga

Keren, Polsek Siman Polres Ponorogo Bagikan Masker dan Beras Kepada Warga


PONOROGO- Suarajatim.net

SIMAN, Polsek Siman Polres Ponorogo melaksanakan kegiatan patroli kewilayahan antisipasi terjadinya kejahatan di Wilayah Siman juga bagi-bagi beras dan masker kepada warga kurang mampu, Rabu (22/09)

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Aiptu Mukris yang diikuti 2 anggotanya menyasar Pemukiman penduduk  diantaranya Desa Siman, Ds. Manuk Ds. Patihankidul, Ds. Ronosentanan, Ds. Tajug.

"Patroli ini untuk mencegah terjadinya kejahatan, selain itu Kami juga memberi himbauan terhadap masyarakat untuk mematuhi peraturan protokol dan membagikan masker serta beras @ 5kg kepada warga kurang mampu," ucap Aiptu Mukris 

Mukris juga mengajak pada warga masyarakat untuk tetap turut serta menjaga Harkamtibmas.

"Polri tidak bisa bekerja sendiri tanpa bantuan masyarakat, mari kita saling membantu untuk menciptakan situasi khususnya wilayah siman tetap aman dan kondusif," jelas Mukris 

Sementara itu Kapolsek Siman Iptu Yoyok mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota yang telah aktif melaksanakan patroli mejaga wilayah siman agar tetap kondusif. 

Dia berharap, kegiatan patroli dan barbagi ini bisa terus kita tingkatkan, dengan patroli wilayah akan menjadi aman dan dengan berbagi bisa sedikit membantu kesulitan sesama," tutup Iptu Yoyok



Yes,  Jawa Timur 100 persen Zona Kuning Covid 19

Yes, Jawa Timur 100 persen Zona Kuning Covid 19

 

Gubernur Jawa Timur dan Forpimda Jatim bersyukur Peta Persebaran Covid 19 di Jawa Timur menjadi kuning. Tidak ada yang orange dan merah

Surabaya – Suarajatim.net

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan kegembiraannya setelah Satgas Covid 19 Nasional merilis peta resiko persebaran Covid 19 untuk wilayah yang dipimpinnya, Jawa Timur.

“Alhamdulillah, melihat peta Jawa Timur hari ini, Rabu (22/9) patut kita syukuri. Tidak ada lagi warna merah atau orange. Semuanya kuning dari ujung Ngawi sampai Banyuwangi. Itu artinya, Jawa Timur masuk dalam kategori daerah risiko rendah Covid-19,”Ucap Gubernur Khofifah.

Tak lupa, Gubernur mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak. “Terima kasih kerjasama semua pihak dan seluruh komponen masyarakat Jawa Timur. Yuk, kita pertahankan situasi ini agar ekonomi Jatim bisa segera pulih dan semakin CETTAR,”Lanjut Gubernur Khofifah.

Orang nomor satu di Pemprov Jawa Timur itu tetap meminta masyarakat untuk terus taat Protokol Kesehatan. “Jangan lupa tetap disiplin protokol kesehatan dan vaksinasi ya. Maturnuwun.”Pungkas Gubernur.

Menanggapi hal itu, Andika Barera, warga Jawa Timur juga merasa ikut senang. “Bisa solawatan segera,” ujarnya.

Eko Wahyudi juga mengungkapkan rasa suka citanya. “Alhamdulillah, semoga Corona segera berhenti.”Ucapnya. (Jat)

Mantap, Kapolda Jatim yang juga ketua umum pengurus provinsi PBVSI Jatim melepas Kontingen Voli PON XX 2021 Papua

Mantap, Kapolda Jatim yang juga ketua umum pengurus provinsi PBVSI Jatim melepas Kontingen Voli PON XX 2021 Papua


Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta yang sekaligus sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Jatim didampingi Wakapolda serta pejabat utama Polda Jatim secara langsung melepas kontingen tim bola voli Jatim yang akan berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2021 Papua, pada Rabu (22/9/2021), di gedung Rupatama Polda Jatim. 


Ketua Umum Pengurus Provinsi PBVSI Jatim dalam hal ini  Irjen Pol Nico Afinta menyampaikan, kepada para atlet putra maupun putri untuk menjunjung tinggi sportifitas dalam berkompetisi nanti. Selain itu, untuk menghadapi PON 2021 tentunya tidak mudah untuk mendapatkan hasil yang sangat baik.


"Hal ini merupakan suatu kebanggaan bagi kita sekalian karena event ini, event yang berskala nasional, tentunya kalau bisa, atau mampu, saya yakin juga hal ini akan bisa dicapai dengan adanya rasa kekompakan diantara kita," ucap Ketum PBVSI Jatim. 


"Yang ingin saya sampaikan bahwa tim bola voli yang terdiri 12 atlet putra dan 12 atlet putri beserta manajer dan official. Saya ingin menyampaikan bahwa bermainlah sebaik-baiknya dan ikuti arahan dari seluruh pelatih, apa yang sudah dikerjakan ini itulah buah dari latihan yang sudah dilaksanakan. Hasilnya nanti, tapi apa pun juga diperjuangkan dulu sebaik-baiknya," tandasnya.


Selain itu, Irjen Pol Nico Afinta juga menyampaikan, yang paling penting adalah jaga prokes pada saat disana, karena nanti bertemu dengan orang banyak, tentunya patuh terhadap prokes menjadi bagian penting untuk kita semua. 


"Lalu tunjukkan bahwa kita atlet Jawa Timur ini adalah atlet - atlet yang sportif, orang Surabaya atau orang Jawa Timur ini terkenal sportif, jadi menang dan kalah itu nomor 2. Kami berjuang terus menunjukkan sportifitas mengikat persaudaraan, mengikat persahabatan itu lebih penting di atas semuanya nanti dari pada kemenangan," pesannya. 


Selain itu, Ketum Pengurus Provinsi PBVSI Jatim juga berpesan. Olahraga merupakan salah satu jembatan untuk mengikat persaudaraan, meningkatkan sportivitas dan meningkatkan nasionalisme kita. 


"Kemudian tidak lupa mari kita semua berdoa mudah-mudahan Tuhan Yang Mahakuasa selalu bersama kita di dalam setiap langkah perjuangan dalam hal ini. Berangkat dengan sehat dan pulang juga sehat selamat," pungkasnya Irjen Pol Nico Afinta saat melepas keberangkatan atlet bola voli Jatim. 


Sementara, Taufik Hidayat pelatih tim putri menargetkan dalam PON kali ini atlet putri dapat membawa pulang medali emas, karena hampir 20 tahun tim bola voli Jatim putri belum pernah mendapat medali emas. 


"Semoga saja di PON Papua ini, untuk tim bola voli Putri dapat mewujudkan apa yang selama ini menjadi cita-cita dari masyarakat Jawa Timur mendapatkan medali emas," harapan pelatih tim bolavoli putri Jatim.

Mantap, Polri Bersinergi dengan BEM dan OKP Gelar Vaksinasi Merdeka se-Indonesia

Mantap, Polri Bersinergi dengan BEM dan OKP Gelar Vaksinasi Merdeka se-Indonesia


Jakarta - Suarajatim.net

Polri bersinergi dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Organisasi Kemasyarakatan dan Pemuda (OKP) menggelar kegiatan vaksinasi merdeka di seluruh Indonesia secara serentak. 

Kegiatan ini juga ditinjau langsung oleh Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) yang didampingi oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, di Institut Pertanian Bogor (IPB), Rabu (22/9/2021), yang merupakan lokasi acara puncak vaksinasi merdeka tersebut.

Menurut Sigit, sinergitas dengan BEM dan OKP tersebut, merupakan upaya dari Polri untuk mempercepat dan mencapai target yang dicanangkan oleh Presiden Jokowi, terkait vaksinasi satu hari dua juta dosis.

"Vaksinasi Merdeka ini dilaksanakan secara serentak, yang merupakan sinergi antara Polri dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Organisasi Kemasyarakatan dan Pemuda (OKP)," kata Sigit saat mendampingi Presiden Jokowi meninjau vaksinasi merdeka di IPB.

Dalam hal ini, Sigit juga menekankan, sinergi dengan BEM dan OKP juga dapat membantu Pemerintah dalam melakukan sosialisasi pentingnya vaksinasi kepada masyarakat. Sehingga diharapkan, warga tak ragu atau takut untuk melaksanakan vaksin. 

Mengingat, kata Sigit, sebagaimana dengan pernyataan Presiden Jokowi, dua kunci pengendalian Covid-19 yakni percepatan vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan dengan ketat. 

"Sehingga semua masyarakat tahu manfaat vaksin bisa cegah fatalitas dan bentuk kekebalan komunal sebagai persiapan dari pandemi menuju ke endemi," ucap Sigit.

Sigit mengungkapkan, vaksinasi ini diselenggarakan di 96 titik yang meliputi 51 Universitas, 15 Sekolah Tinggi/Institut/Akademi/Politeknik dan 30 Lokasi lainnya seperti Pondok Pesantren (Ponpes), tempat Ibadah, SD, SMK, lapangan, Balairung, Rumah Sakit (RS), Yayasan, Kantor Kecamatan, Aula, Stadion, Balai Desa, Greenpark, Gedung DPRD, Perumahan, Auditorium, Gereja, Mall dan Gedung Wanita.

"Dengan sasaran yaitu mahasiswa, pelajar dan masyarakat umum," ujar mantan Kapolda Banten tersebut.

Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi dan Kapolri juga menyempatkan untuk menyapa secara virtual daerah lainnya yang juga menggelar kegiatan vaksinasi merdeka, yakni Papua Barat, Sumatera Barat (Sumbar), Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Kepulauan Riau (Kepri). 

Tak hanya itu, vaksinasi merdeka inu juga menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat yang perekonomiannya paling terdampak Pandemi Covid-19. 

Adapun BEM yang terlibat dalam kegiatan ini diantaranya adalah, BEM-SI, BEM Nusantara, BEM Bulukumba, BEM Universitas Halmahera, BEM UGM, BEM UIN Yogyakarta, BEM Nusantara, BEM Bandung Raya, BEM Muh Banjarmasin, BEM IPB Bogor, BEM Efarina Pematang Siantar, BEM Universitas Riau, BEM Universitas Warmadewa, dan BEM Universitas Muhammadiyah.

Kemudian, 15 OKP yang terlibat yakni, PB Semmi, Rumah Milenial, OKP Sahat, GAMKI, GMNI, GINKA, Barisan Aktifis Muda, JAMNUSA, PMI, Cipayung, Perempuan Milenial Indonesia, Milenial Mitra Polisi, Kaukus Muda Indonesia, MPARA Blora, dan Pemuda Lintas. 

Vaksinasi merdeka digelar mulai dari 22 September hingga 23 September 2021. Adapun, vaksin yang dipersiapkan sebanyak 253.297. Sementara, bansos yang disalurkan kepada masyarakat sejumlah 103.247 paket sembako.

Tinjauan vaksinasi merdeka di IPB juga dihadiri oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Pangdam Siliwangi Mayjen TNI Agus Subiyanto, Kapolda Jawa Barat Irjen Ahmad Dofiri, Bupati Bogor Ade Yasin, dan Rektor IPB Prof. Dr. Arif Satria.

Ingin segera melewati Pandemi, Kapolsek Sooko ajak warga sukseskan Vaksinasi dan Taati Prokes

Ingin segera melewati Pandemi, Kapolsek Sooko ajak warga sukseskan Vaksinasi dan Taati Prokes

 


Ponorogo - Suarajatim.net

Kapolsek Sooko Polres Ponorogo Iptu Baderi, SH didampingi Wakapolsek Ipda Suprapto dan para Kanit melaksanakan pengamanan dan monitoring pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Balai Desa Jurug, Rabu (22/9/21).

Kegiatan vaksinasi tahap I bagi warga masyarakat umum baik lansia maupun usia diatas 12 tahun merupakan gerakan percepatan vaksinasi dalam rangka menekan penyebaran Covid-19.

Kapolsek Sooko Iptu Baderi, SH mengungkapkan, gencarnya vaksinasi ini dilakukan sebagai wujud keseriusan Pemerintah bersama TNI dan Polri untuk mewujudkan kekebalan komunal dalam rangka mengendalikan penyebaran Covid-19 termasuk di wilayah Kabupaten Ponorogo terutama di wilayah Kecamatan Sooko.

Tidak hanya melaksanakan pengamanan dan monitoring, dalam kesempatan tersebut Iptu Baderi,SH juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para Tenaga Kesehatan.

“Apresiasi dan terima kasih kepada para Nakes yang pada saat ini bertugas, mereka ini hampir setiap hari melaksanakan vaksinasi agar masyarakat mendapatkan vaksin sehingga tidak mudah terpapar Covid-19,”imbuhnya.

Dengan menurunnya angka penyebaran Covid-19 dibarengi dengan turunnya level dalam PPKM, hal ini tak lepas dari peran serta semua pihak serta masyarakat yang secara sadar turut berperan menerapkan disiplin protokol kesehatan serta antusias dalam melaksanankan vaksinasi.

“Saya menitipkan pesan kepada semua warga meskipun telah memperoleh vaksin, saya harap masyarakat tetap patuh terhadap protokol kesehatan, agar kita semua dapat segera melewati pandemi ini,”tambahnya.

Di samping itu, Kapolsek Sooko juga menjelaskan pihaknya juga melakukan langkah pencegahan Covid-19 lainnya, seperti mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker, menjaga jarak, tidak berkerumun dan mencuci tangan sebelum memasuki area vaksinasi.

“Selain memberikan rasa aman dan nyaman, kehadiran Polri juga dalam rangka memberikan motivasi dan semangat kepada calon penerima vaksin agar tidak perlu takut saat disuntik vaksin dan Polri sepenuhnya siap mendukung program vaksinasi Covid-19 guna mewujudkan masyarakat yang sehat, ekonomi kuat dan semakin produktif,”pungkasnya.

Tersengat Listrik, Bocah 3 tahun di Desa Blembem Jambon Meninggal Dunia di Puskesmas

Tersengat Listrik, Bocah 3 tahun di Desa Blembem Jambon Meninggal Dunia di Puskesmas

 


Ponorogo – Suarajatim.net

Akibat tersengat aliran Listrik, Muhammad Abizar Alghifari seorang anak  laki-laki, berumur 3  tahun yang beralamatkan di Dukuh Krajan,  RT 02, RW 03, Desa Blembem,  Kecamatan Jambon,  Kabupaten Ponorogo meninggal dunia pada Senin (20/09/2021) kemarin.

Menurut Kapolsek Jambon, Iptu Nanang Budianto, S.H.pihaknya menerima laporan  pada hari Senin tanggal 20 September 2021, sekira Pukul 16.30 WIB, telah terjadi anak meninggal dunia karena tersengat arus listrik di kamar milik saudara Yunus Desianto warga  di Dusun Krajan, RT 02 RW 03, Desa Blembem, Kecamatan Jambon,  Kabupaten Ponorogo.

“Kronologinya adalah, pada hari Senin tgl 20 September 2021 pukul 16.30 wib, korban bersama dengan saksi FARID dan AQILA sedang  berada dikamar sdr YUNUS menunggu  saksi   AQILA yang sedang ganti pakaian setelah mandi, pada saat menunggu  tersebut saat ganti pakaian, tiba tiba korban memegang dan menarik bola lampu yang sedang menyala dan tergantung di tembok kamar tersebut, saat kejadian saksi FARID sudah memperingatkan kepada korban untuk tidak memegang bola lampu tersebut, namun korban tetap memegang bola lampu tersebut  dan tiba tiba korban jatuh tengkurap kepala di Utara dilantai kamar tersebut,”Terang Kapolsek.

Iptu Nanang Budianto menjelaskan bahwa sesaat setelah kejadian, saksi AQILA memanggil Ayahnya (YUNUS)  yang saat itu berada dibelakang rumah memberi  makan Ayam,  “Saksi YUNUS  segera mendatangi korban yang terjatuh dilantai kamar tersebut kondisi lemas dan dibopong kemudian segera membawa korban keluar dari kamar dan memanggil saksi KARNEN untuk meminta pertolongan dan selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas Jambon untuk diberikan pertolongan, namun saat tiba di Puskesmas korban  dinyatakan meninggal dunia setelah dilakukan upaya  pemberian pertolongan di Puskesmas Jambon,”Lanjut Kapolsek.

Berdasarkan keterangan saksi saksi di TKP dan hasil penyelidikan di TKP serta pemeriksaan medis, korban meninggal dunia karena tersengat arus listrik.

“Atas kejadian tersebut,  keluarga korban sudah menerima sebagai musibah dan berusaha untuk ikhlas, tabah selanjutnya keluarga korban  membuat surat pernyataan dan permohonan  tidak  dilakukan otopsi terhadap jasad korban dan sanggup tidak akan menuntut secara Hukum kepada siapa pun atas kejadian tersebut.”Pungkas Kapolsek Jambon. (Jat)

AHY berduka, Nenek Tercintanya Meninggal Dunia

AHY berduka, Nenek Tercintanya Meninggal Dunia

Momen ketika Agus Harimurti Yudhoyono bersama sang Nenek
 

Jakarta – Suarajatim.net

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono tengah berduka.

Melalui unggahan di Media Sosialnya, AHY menyampaikan kabar duka bahwa sang nenek tercintanya meninggal dunia dikarenakan sakit.

“Innalillahi wa ina ilaihi rojiun, telah berpulang ke Rahmatullah, eyang kami tercinta, Hj. Sunarti Sri Hadiyah binti Danu Sunarto (Ibu Ageng Sarwo Edhie Wibowo) hari ini, Senin 20 September 2021 pada pukul 17.45 WIB karena sakit,”Ucap AHY, Selasa (21/09/2021).

Agus Harimurti Yudhoyono juga mengungkapkan sosok sang nenek. “Ibu Ageng adalah sosok ibu dan eyang panutan yang selama ini selalu bijaksana, penuh semangat, dan cinta, serta selalu menjadi pengayom keluarga. Sosoknya begitu berkesan mendalam di hati kami semua. Almh. Memo selalu menyebutnya menjadi “pamonge jagad” dalam keluarga kami,”lanjut AHY.

Selanjutnya suami Anisa Pohan itu berdo’a agar sang nenek mendapatkan terbaik disisinya. “Ya Allah, terimalah segala amal ibadah dan kebaikan Bu Ageng di dunia. Ampunilah segala dosa, khilaf dan salahnya. Tempatkanlah beliau di sisi-Mu yang mulia. Damai dan bahagia selamanya di surga. Aamiin. Kami sekeluarga memohon doa bagi Almarhumah, berkenan teman-teman semua dapat mengirimkan Al Fatihah untuk Almarhumah. Selamat jalan Ibu Ageng… Husnul khotimah, insya Allah…” Pungkas AHY. (Wan)

Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Serbuan Vaksinasi AKABRI 1998

Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Serbuan Vaksinasi AKABRI 1998


Jakarta - Suarajatim.net

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung kegiatan serbuan vaksinasi dan bakti sosial yang diselenggarakan oleh Paguyuban Alumni AKABRI 1998 atau Nawahasta di WOW Sport Club Citra Raya, Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa (21/9/2021).

Dalam kesempatan itu, Sigit menekankan bahwa, kegiatan serbuan vaksinasi ini merupakan wujud dari sinergitas dan soliditas dari TNI-Polri dalam menekan dan mengendalikan laju pertumbuhan Covid-19. 

"Ini merupakan bentuk wujud sinergitas dan soliditas TNI-Polri, khususnya upaya melaksanakan strategi menekan laju pertumbuhan Covid-19," kata Sigit usai melakukan peninjauan. 

Menurut mantan Kapolda Banten ini, serbuan vaksinasi dan bakti sosial juga implementasi dari TNI-Polri membantu upaya Pemerintah dalam menekan laju pertumbuhan virus corona. 

Sigit mengungkapkan, berkat kerja keras Pemerintah dan seluruh elemen masyarakat yang ikut membantu, untuk saat ini, seluruh wilayah di Indonesia telah mengalami penurunan level PPKM. 

Lebih dalam, Sigit menyebut, angka kasus harian virus corona dewasa ini jauh lebih menurun dibandingkan ketika bulan Juli lalu. Dimana, angka positif Covid-19 mencapai 56 ribu dan BOR di rumah sakit menjadi 90 persen. Sebab itu, Sigit menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berjuang bersama untuk mengendalikan Covid-19 di Indonesia. 

"Maka saat ini berkat kerja keras dari seluruh stakeholders TNI, Polri, tenaga kesehatan dan Pemda dan masyarakat, maka angka saat ini kami bisa mengucapkan selamat dan bersyukur bahwa saat ini BOR nasional turun jauh 11 persen dan laju kasus harian kurang lebih 1.900-an," ujar mantan Kabareskrim Polri tersebut. 

Meski begitu, Sigit menegaskan, seluruh stakeholder jangan terbuai dengan penurunan angka virus corona saat ini. Menurutnya, tetap harus melakukan dan menegakan strategi pengendalian Covid-19, yakni disiplin protokol kesehatan dengan 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak), penguatan 3T (Tracing, Testing dan Treatment) serta percepatan vaksinasi.

"Ini harus pertahankan strateginya bagaimana kami melaksanakan 3T, prokes utamanya memakai masker, dan yang paling penting kita mewujudkan kekebalan imunitas dengan mempercepat vaksinasi. Yang tentunya kami harapkan dengan ada tiga strategi ini laju Covid-19 bisa dikendalikan dan pertumbuhan ekonomi tumbuh," papar Sigit.

Sigit memaparkan, di tengah Pandemi Covid-19 laju pertumbuhan ekonomi Indonesia mengalami peningkatan. Karena itu, ia menyebut, harus tetap melakukan pengawasan ketat terkait dengan aktivitas masyarakat dengan menerapkan protokol kesehatan. 

"Semua bisa terjadi apabila kita semua tetap waspada jangan euforia dengan angka yang turun kita tetap jaga prokes dan tentunya masyarakat yang belum divaksin harus semuanya segera datang ke lokasi yang disiapkan untuk lakukan vaksin. Dengan begitu kegiatan dan aktivitas masyarakat bisa dilaksanakan dengan baik namun laju Covid-19 bisa dikendalikan. Harapan kita bersama menggeser dari pandemi menjadi endemi," kata Sigit.

Kegiatan serbuan vaksinasi dan bakti sosial yang diselenggarakan oleh Paguyuban Alumni AKABRI 

1998 atau Nawahasta dilaksanakan secara serentak di 34 Provinsi, mulai dari tanggal 14 September-21 September 2021.

Lawan Corona, Vaksinasi Covid 19 terus dilakukan di Kecamatan Pulung

Lawan Corona, Vaksinasi Covid 19 terus dilakukan di Kecamatan Pulung

 

Anggota Polri memantau pelaksanaan Vaksinasi Covid 19 di Kecamatan Pulung

Ponorogo– Suarajatim.net

Polsek Pulung Polres Ponorogo melaksanakan monitoring vaksinasi Covid 19 dosis I dan II oleh Puskesmas Pulung bertempat di KUD Kesugihan, Senin (20/09)

Kegiatan pengamanan dan monitoring tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Pulung Iptu Hariyadi, S.H. bersama 3 anggotanya untuk memastikan kegiatan percepatan vaksinasi dapat berjalan dengan lancar dengan tetap memperhatikan Prokes dalam pelaksanaannya.

Selain itu Camat Pulung Wasis AP, M.Si, Danramil Pulung Kapten Purwanto, Kepala Puskesmas Kesugihan Dr Ahmad Firman dan Kepala Desa Kesugihan juga ikut memonitor kegiatan tersebut.

Kapolsek Pulung Iptu Hariyadi menuturkan, pihaknya akan terus berkolaborasi dengan forpimka dan pihak Nekkes Pulung terkait kegiatan percepatan vaksinasi dengan melaksanakan kegiatan vaksinasi juga pengamanan dan monitoring.

"Hari ini kegiatan vaksinasi covid 19 dosis I dan II jenis Sinovack digelar oleh Puskesmas kesugihan dengan target 300 dosis kepada masyarakat umum dengan Prokes ketat untuk mencegah kerumunan ,"ujarnya.

Dengan adanya kegiatan tersebut pihak Polsek Pulung bersama Forpimka terus bersinergi untuk mensukseskan program pemerintah dalam hal percepatan vaksinasi.

Kapolsek Pulung Berharap untuk warga masyarakat Pulung bisa segera tervaksin semua sehingga akan terbentuk kekebalan komunitas terhadap virus COVID 19.

"Jadi saya berharap kepada warga pulung tidak lagi takut untuk memvaksinkan diri, bagi yang belum vaksin silahkan mendaftar vaksin ini aman dan juga halal," tutup Hariyadi. (Jat)

Berikan Coklat, Kasat Lantas Polres Ponorogo ajak Anak Asuh Korban Covid 19 selalu Gembira

Berikan Coklat, Kasat Lantas Polres Ponorogo ajak Anak Asuh Korban Covid 19 selalu Gembira

 

Anak Asuh Yatim Piatu karena Covid 19 terlihat Gembira setelah Kasatlantas Polres Ponorogo mengunjungi mereka

Ponorogo– Suara Jatim.net

Kasat Lantas Polres Ponorogo AKP Ayip Rizal menyambangi anak asuh yatim piatu yang orang tuanya meninggal dunia karena covid-19 bersama anggotanya untuk berikan semangat kepada mereka.

Untuk menghilangkan rasa traumatis anak anak yang di tinggalkan orang tuanya yang meninggal dunia karena covid-19 Kasat Lantas Polres Ponorogo AKP Ayip Rizal S.E., M.M. juga memberikan coklat agar mereka tetap gembira.

Kasat juga memberikan pigura foto bersama Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H. diberikan kepada anak anak yang ditinggalkan orangtuanya karena wabah Covid-19.

"Untuk mendukung program Kapolda Jatim kami kunjungi satu persatu anak anak yang di tinggalkan orang tuanya karena covid-19 ini. Untuk hari ini ada tiga yang kami kunjungi, dengan mengajak Polwan dan untuk memberikan semangat kami juga berikan beberapa coklat kepada mereka" ucap Kasat Lantas Polres Ponorogo AKP Ayip Rizal.

Dengan tampak semangat adek Fajar Adi bercita cita ingin menjadi Polisi agar bisa membahagiakan orang tuanya yang sudah di alam kubur. "Pak Kapolda Saya bercita - cita ingin menjadi Polisi agar orang tua saya bangga dengan saya" uca Adek Fajar Adi di depan Personil Satlantas Polres Ponorogo.

Begitu juga dengan adek Azela Khoirunisa yang nampak tersenyum kecil juga bercita cita ingin menjadi Polwan seperti kakak kakak Polwan lantas yang tengah mendampingi.

"Sering menanyakan ibunya, kadang saya juga sangat sedih ketika anak sekecil Azela sudah kehilangan ibunya, secara emosional Azela sangat dekat sekali dengan ibunya" ucap ayah Azela sambil menunduk meneteskan air mata.

"Kedepan Insyaallah kami Satlantas Polres Ponorogo akan membatu terus perkembangan anak anak saya ini, dan saya akan selalu berdoa agar semunya selalu diberikan kesehatan" tambah Ayip Rizal yang juga merupakan Atlit Bola Voly Nasional itu. (Jat)

Satreskrim Polres Blitar Kota Kawal Bantuan Jagung dari Presiden RI untuk Suroto Peternak Asal Blitar

Satreskrim Polres Blitar Kota Kawal Bantuan Jagung dari Presiden RI untuk Suroto Peternak Asal Blitar

 


Blitar – Suarajatim.net

Satreskrim Polres Blitar Kota mengawal pemberian jagung untuk Suroto (51) Warga Desa Suruwadang Kecamatan Kademangan Kabupaten Blitar, peternak yang bentangkan poster bertuliskan, Pak Jokowi Tolong bantu peternak beli jagung dengan harga wajar. Bantuan berupa Jagung sebanyak 2 Ton dari Presiden Joko Widodo tersebut dikirim menggunakan 2 truk oleh Team Advance Kementerian Sekretariat Negara yang dikawal oleh Satreskrim Polres Blitar Kota menuju Desa Suruwadang Kec. Kademangan Kab. Blitar Senin (20/9/2021).


Bantuan jagung tersebut langsung diserahkan digudang Suroto oleh tim Advance President RI dan disaksikan langsung Forkopimda Blitar Raya. Suroto peternak ayam petelur mengatakan, dirinya sangat berterima kasih kepada Presiden Joko Widodo, karena sudah merespon dan bergerak cepat menangani keluhan peternak terkait harga jagung yang saat ini mahal. Selain itu juga dia berterima kasih karena sudah diundang ke Istana dan diberi kesempatan langsung bertemu Pak Jokowi.

“Saya pribadi sangat berterimakasih, atas perhatian dari pak Jokowi yang sudah merespon keluhan saya dan peternak lainya, dengan telah bergerak cepat dan memberi bantuan sebanyak dua puluh ton jagung yang di serahkan langsung kepada saya hari ini,” kata Suroto.

Suroto menambahkan, dua puluh ton jagung bantuan dari Presiden ini, nantinya selain untuk diri sendiri. Dia akan membagikan kepada peternak yang saat ini mengalami kerugian atau terdampak dengan harga pakan sekarang.

“Jadi nanti saya akan bagi kepada peternak yang hampir punah di desa saya.Namun nanti  saya tidak bisa mengatakan berapa dapatnya. Entah dapat satu karung atau dua karung yang penting rata dan bisa mempertahankan ternaknya sebagai penghasilan sehari hari,” ujarnya

Dia berharap,dengan adanya bantuan jagung dari Presiden ini,usaha  ternaknya bisa bangkit kembali dan terhindar dari kerugian karena sebelumnya kondisi ternaknya sudah diambang kerugian.

Kabar Duka, Ibunda Bupati Ponorogo, Hj Suyatun Meninggal Dunia

Kabar Duka, Ibunda Bupati Ponorogo, Hj Suyatun Meninggal Dunia

Ibunda Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, Hj Suyatun dikabarkan meninggal dunia setelah sempat dirawat di RSUD Dr Hardjono

Ponorogo - Suarajatim.net

Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Ibu Hj Suyatun, Ibunda Bupati Sugiri Sancoko Wafat. Kabar duka tersebut beredar di grup-grup media sosial pagi ini, Senin (20/09/2021).

Kabar yang datang dari orang nomor satu di Pemerintah Kabupaten Ponorogo. Ibunda Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, Hj Suyatun dikabarkan wafat pada Senin (20/09/2021) dini hari membuat sebagian besar warga Ponorogo ikut berduka.

Kabar tersebut disampaikan oleh salah satu Wartawan Senior di Kabupaten Ponorogo, Siti Noraini. Wartawan Koran Duta Masyarakat itu menyampaikan kabar tersebut di WA Group .

Innalilahiwainailaihirojiun

Telah meninggal dunia pagi ini kurang lebih jam 03.00wib

IBUNDA dari Bapak bupati Sugiri Sancoko di RSUD dr Hardjono Ponorogo

Semoga almarhumah husnul khotimah

Dan keluarga yg di tinggalkan diberikan kesabaran & keikhlasan

Aamiin ya rabbal alamin


Kabar tersebut kemudian mendapatkan komentar ucapan berbela sungkawa dari berbagai anggota grup yang lainnya.

Seperti salah satunya dari Politisi Partai Golkar, Atika Banowati.Innalillahi wainnailaihi rooji’uun.

Ngaturaken belosungkowo sedanipun almarhumah ibu Suyatun (ibunda dari Bpk Sugiri Sancoko)

Mugi Almarhumah husnul khotimah, pinaringan magfiroh, dipun paringi pangapunten sedaya dosa kalepatan, dipun tampi sedaya amal kesaenan.

Ugi sedoyo kluwargo pinaringan sabar tabah lan tawakal.

Aamiin Ya Rabbal Alamiin

Pun dengan anggota grup yang lain banyak yang mengirimkan ucapan berbela sungkawa.

Seperti diketahui, Hj Suyatun masih tetap aktif hingga masa sepuhnya untuk terus beraktivitas di desanya di Desa Gelang Kulon Kecamatan Sampung Kabupaten Ponorogo, hingga akhirnya diboyong ke Pringgitan atau Rumah Dinas Bupati Ponorogo semenjak sang Putra, H Sugiri Sancoko SE MM dilantik menjadi Bupati Ponorogo pada bulan Maret 2021 silam. (wan)

Gunakan Mobil Rental, Suami Isteri asal Kauman Ponorogo sikat 51 tabung Gas Elpiji

Gunakan Mobil Rental, Suami Isteri asal Kauman Ponorogo sikat 51 tabung Gas Elpiji


PONOROGO Suara Jatim

Tim Unit Reskrim Polsek Siman, berhasil menangkap tersangka pasangan suami istri (pasutri) karena diduga melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat) pada, Senin (09/13/2021). Aksi itu, terjadi di toko Counter 212 Celluler di depan BRI Siman tepatnya Desa Brahu, Kecamatan Siman, Ponorogo.


Dalam kasus pencurian ini, korban Imam Muhtar (22) alamat Dusun Gunting Desa Suren, Kecamatan Mlarak Ponorogo, langsung melaporkan ke Mapolsek Siman. Setelah dilakukan penyelidikan petugas Unit Reskrim Polsek Siman, akhirnya petugas berhasil mengamankan dua tersangka Bayu Dwi Kunciro Aji (20) warga Dusun Nglorog, Desa Ngrayudan, Kecamatan Jogorogo, Ngawi yang domisili di Dusun Maron Kulon, Desa Maron, Kecamatan Kauman, Ponorogo, dan Sulastri (44) warga Dusun Maron Kulon, Desa Maron, Kecamatan Kauman, Ponorogo. Kedua tersangka yang berlainan jenis ini tak lain pasangan suami istri (pasutri).

Kapolsek Siman, Iptu Yoyok Widjanarko mengatakan kasus pencurian itu diketahui saat korban membuka counter mendapati kunci gembok pintu sudah dalam keadaan tidak ada. Setelah pintu dibuka dan dicek ke dalam toko ternyata Tabung Gas Elpiji 3 kilogram kosong isi tabungnya. Diketahui elpiji hilang sebanyak 50 tabung. Kemudian dicek lagi uang di dalam laci sekitar Rp 1 juta juga hilang.

"Kemudian beberapa voucer data Telkomsel juga raib. Dalam kasus pencurian ini, korban mengalami kerugian sekitar Rp 7,5 juta," ujarnya, Sabtu (18/09/2021).

Lebih jauh Yoyok menjelaskan selanjutnya, saat diketahui toko dan counter itu mendapati gerendel gemboknya dalam keadaan rusak bekas dipotong. Kemudian korban jembali kehilangan HP Xiaomi Redmi 4A dan sebuah tabung elpiji 3 kilogram dengan kerugian sekitar Rp 1 juta.

"Total dari kedua kejadian yang jarak waktunya berdekatan itu korban mengalami kerugian sekitar Rp 8,5 jutaan," ungkapnya.

Berdasarkan hasil penyidikan yang dilakukan Unit Reskrim Polsek Siman mengarah kepada kedua tersangka. Selanjutnya, dilakukan penangkapan kepada tersangka dan mengamankan Barang Bukti (BB). Sedangkan modus operandinya, tersangka masuk ke dalam toko Counter dengan cara merusak kunci gembok.

"Kejadian pertama dengan ditarik tangan gembok bisa terbuka karena gembok ukuran kecil. Sedangkan kejadian kedua tersangka merusak gerendel gembok dengan cara memotong satu sisi gerendel gembok dengan menggunakan gunting plat," tegasnya.

Sementara tersangka pasutri itu dijerat pasal 363 ayat (2) KUHP Jo pasal 64 ayat (1) KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan (Curat).

"Hasil pemeriksaan tersangka mengakui dan membenarkan atas yang diperbuat. Selain itu, ada dua alat bukti yang cukup tersangka ditahan di Rutan Polres Ponorogo," pungkasnya.

Penjahat Lintas Provinsi, AY dan HB di Dor Resmob Polres Ponorogo

Penjahat Lintas Provinsi, AY dan HB di Dor Resmob Polres Ponorogo

Ponorogo - Suarajatim.net

Unit Reskrim Polres Ponorogo akhirnya berhasil menangkap 2 orang tersangka pencurian dengan pemberatan yang terjadi di Jalan Diponegoro pada hari jumat tanggal 20 Agustus 2021 silam.

Menurut Kapolres Ponorogo, AKBP Catur Cahyono Wibowo, pihaknya berhasil menangkap 2 orang tersangka pencurian dengan pemberatan yang terjadi didepan Toko Sumber Makmur itu.

“Pelaku atas nama AGUS YAHYA (AY) dan HASAN BASRI (HB), mereka ditangkap di Hotel Citra Indah JL. Prof. DR. SOEPOMO S.H. Kota YOGYAKARTA Provinsi DIY. Kemudian setelah dilakukan interogasi, pelaku mengakui perbuatannya tersebut, ” Ucap Kapolres Ponorogo, Sabtu (18/09/2021).

AKBP Catur Cahyono Wibowo menjelaskan kronologi kejadian itu. “Jadi, sekira pukul 11.00 WIB tanggal 20 Agustus, korban bersama istrinya datang ke bank BNI cabang Ponorogo untuk mengambil uang yang berada dalam tabungan. Setelah itu korban pergi ke mall Keraton Ponorogo untuk membeli baju. Dari mall keraton, korban kemudian pergi ke toko Sumber Makmur Jl. Diponegoro Ponorogo untuk membeli alat tulis, ” Terang Kapolres.

Ketika korban berada di dalam toko, terdengar suara alarm mobil miliknya berbunyi, “Selanjutnya dari dalam toko korban melihat ada orang yang keluar dari dalam mobilnya kemudian pergi berboncengan ke arah utara. Setelah itu korban keluar toko dan mendapati bahwa dasboard dalam mobilnya sudah terbuka serta uang yang semula ditaruh dalam dasboar sudah hilang, selain itu pintu mobil sebelah kanan sudah dalam keadaan rusak. Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian materi sebesar. Rp. 24.900.000,-, ” Lanjut AKBP Catur.

Selanjutnya Unit Resmob Satreskrim Polres Ponorogo melakukan serangkaian kegiatan penyelidikan lebih lanjut, “Hingga pada akhirnya berhasil menangkap kedua pelaku. Selanjutnya pelaku beserta barang bukti dibawa ke kantor Satreskrim Polres Ponorogo untuk pemeriksaan lebih lanjut, ” Ucap Kapolres.

Kedua tersangka HB, (31) merupakan warga Desa Kedaton, “Sedang AY (27) yang masih mahasiswamerupakan warga Desa Kutaraya Kecamatan Kayu Agung Kabupaten Ogan Komering Ilir, ” Jelas AKBP Catur Cahyono Wibowo.

Adapun barang bukti yang disita, berupa 2 unit HP, “Kemudian kunci letter T untuk merusak pintu mobil dan pakaian pelaku saat beraksi, ” Kata Kapolres.

Selanjutnya, pasal yang dipersangkakan Pasal 363 ayat (1) ke 5e KUHP Tentang tindak Pidana Pencurian dengan pemberatan. “Dengan acaman penjara paling lama tujuh tahun.” Pungkas AKBP Catur Cahyono Wibowo. (Wan) 

Tempat Wisata di Jatim Sudah Mulai Dibuka Secara Terbatas dan Bertahap

Tempat Wisata di Jatim Sudah Mulai Dibuka Secara Terbatas dan Bertahap


Forkopimda Jawa Timur terus kejar capaian target vaksinasi. Kali ini sebanyak 2000 dosis vaksinasi di salurkan untuk Mahasiswa di Universitas Brawijaya (UB) dan Masyarakat Malang Raya, pada Sabtu (18/9/2021) di Gedung Samanta Krida Universitas Brawijaya. 


Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta bersama Pejabat Utama Polda Jatim, Sabtu siang melakukan pengecekan pelaksanaan Vaksinasi sebanyak 2.000 dosis, untuk mahasiswa Universitas Brawijaya dan Masyarakat Malang Raya, hal ini dilakukan dalam rangka mendukung program pemerintah, membentuk herd immunity khususnya di lingkungan pelajar. 


Kegiatan diawali dengan pengecekan vaksinasi dengan didampingi oleh Rektor Universitas Brawijaya dan Forkopimda Kota Malang, mulai dari tahapan Screening, Pendaftaran, Vaksinasi dan Observasi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. 


Vaksinasi ini didukung oleh vaksin dari dinkes Prov. Jatim dengan vaksinator berjumlah 98 tenaga kesehatan dari Kemahasiswaan dan RS Universitas Brawijaya. 


Sementara Gubernur Jatim saat melakukan pengecekan vaksinasi di UB Malang mengatakan, Ikhtiar kita kalau misalnya untuk melihat pengendalian covid dimana saja, antara lain dilihat dari positivity rate. 


"Nah dari sisi positivity rate maka dihitung testingnya, dihitung testingnya. Testing itu auto rilis. Racing juga auto rilis. Kalau tracing sudah melalui silacak, kalau vaksinasi seperti ini melalui P-care. Jadi proses untuk input data semuanya sudah dilakukan sesuai dengan sistem yang ada di aplikasi masing-masing," kata Khofifah. 


Lebih lanjut Khofifah memaparkan, dari kinerja 38 Kabupaten /Kota di Jawa Timur, sinergitas dengan seluruh elemen strategis di Jawa Timur. 


"Per tanggal 15 kemarin sudah 37 Kabupaten /kota di Jawa Timur itu zona kuning, kalau zona kuning itu artinya resiko rendah, tinggal satu yang zona orange, zona orange adalah resiko sedang, itu adalah Kota Blitar, tapi kita sudah mengkoordinasikan mudah-mudahan Kota Blitar terus membaik, yang zona kuning sudah bisa menjadi zona hijau dalam seminggu terakhir, ada 21 kabupaten kota yang angka kematian hariannya sudah nol," paparnya. 


"Artinya bahwa insyaallah semua sudah bisa terkontrol terkendali, maka sekarang saya mohon semuanya tetap jaga protokol kesehatan, tetap melakukan percepatan vaksinasi, tidak boleh ada yang kendor, tidak boleh ada yang lengah," ujar Gubernur Jatim didampingi Pangdam V Brawijaya dan Kapolda Jatim. 


Lanjut Khofifah menjelaskan, level 1 sekarang ini di Jawa Timur ada 10 Kabupaten /kota. Level 2 ada 26 Kabupaten /kota. Sehingga tinggal 2 yang masuk level 3, maka semuanya justru harus sangat waspada jangan sampai lengah, jangan sampai longgar, karena pada saat yang sama Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sudah mulai dilaksanakan. 


"Pembelajaran tatap muka secara terbatas sudah mulai dilakukan. Pembukaan wisata sudah mulai dilakukan secara terbatas bertahap. Lalu mall sudah mulai dibuka terbatas bertahap. Restoran-restoran yang dulu 20 menit, 30 menit sudah 1 jam," lanjut Gubernur Jatim. 


"Tetaplah menjaga protokol kesehatan dengan ketat di seluruh lini. Nah sekarang ini kita harus memaksimalkan vaksinasi terutama di titik-titik yang memang harus kita dorong bersama," pungkasnya Gubernur Jatim saat berkunjung di Universitas Brawijaya Malang bersama Forkompimda.

Jatim Satu-satunya Provinsi di Indonesia Capai Level 1 Penanganan Covid-19

Jatim Satu-satunya Provinsi di Indonesia Capai Level 1 Penanganan Covid-19


Jawa Timur merupakan satu-satunya provinsi di Indonesia dengan level 1, berdasarkan asesmen dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, dimana asesmen itu diadopsi dari World Health Organization (WHO). Hal ini disampaikan Forkopimda Jawa Timur dalam Konferensi pers yang di gelar di gedung negara Grahadi, pada Jum'at petang (17/9/2021). 


Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, ada beberapa data yang mungkin bisa dijadikan referensi bahwa Jawa Timur ini alhamdulillah masuk level 1.


"Alhamdulillah atas kerja sama, gotong royong dan kekompakan kita semua, Jawa Timur menjadi provinsi yang pertama dan satu-satunya di Indonesia yang masuk level 1," ucap Khofifah. 


Ketua rumpun kuratif satgas covid Jatim, dokter Joni Wahyu Hadi memaparkan indikator capaian. Pulau Jawa dan Bali, hanya Jawa Timur yang asesmen 1 dari 6 parameter. Dari testing, tracing, treatment, kemudian kapasitas respons semuanya memadai pada level 1. 


Kalau dilihat dari progresnya dibanding tanggal 1 Agustus kemarin, di mana masih ada 30 kabupaten kota waktu itu, sekarang sudah ndak ada lagi. Kemudian ada 10 kabupaten kota level 1 dan 26 level 2, ini masih menjadi PR kita semuanya. 


Kalau dari tingkat zonasi, masih ada 2 daerah, yakni Kabupaten Blitar dan Bangkalan yang level 3, kemudian tidak ada yang level 4, ada 10 yang level 1, dan 26 yang level 2. 


"Kalau kita lihat zonasinya sudah tidak ada lagi zona merah. Zona merah di Kabupaten kota di Jawa Timur, 34 menjadi 37, kalau kita lihat dari BOR sudah turun semuanya di bawah 60%, WHO mensyaratkan 60%, untuk ICU 18%, kemudian isolasi rumah sakit 18% dan untuk rumah sakit darurat hanya 13% persen. Artinya ini bahwa di masyarakat pun itu juga kecil hasilnya cuma 13%," paparnya Ketua rumpun kuratif satgas covid Jatim saat konferensi pers perkembangan covid-19 di Jatim. 


"Jadi ICU rumah sakit kemudian isolasi rumah sakit, rumah sakit lapangan semuanya di bawah 60%, artinya sudah masuk di dalam standar WHO untuk memadai," ucapnya. 


Joni juga menjelaskan, kalau gambaran ICU di kabupaten kota. ICU kurang 20% itu sudah hijau. Jadi tanggal 16 September ini tidak ada ICU yang di bawah 20%. 


"Untuk yang antri di UGD kita lihat pada bulan-bulan Juli kemarin itu begitu tingginya, tapi sekarang semuanya sudah tidak ada, antrian di UGD turun drastis dari PPKM darurat waktu itu sekitar 835% per hari di awal Agustus 365% dan sekarang sudah tidak ada lagi antrian di UGD, ini artinya case di masyarakat, bukti bahwa sangat menurun," jelasnya. 


"Sementara untuk vaksinasi 1 saat ini mencapai 38,34%, vaksinasi yang 2 20,57%. Kalau kita simpulkan memang vaksinasi belum 70% atau 80% tetapi Jawa Timur sudah bisa mengendalikan laju penularan, maupun kapasitas responnya dengan baik. Artinya prokes di Jawa Timur sudah on the day," kata Dr. Joni yang juga sebagai direktur RSUD Dr. Soetomo Surabaya. 


Lebih lanjut Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto juga mengatakan, ini merupakan capaian yang luar biasa, namun kami tidak berpuas diri, kami menyadari sepenuhnya bahwa pandemi covid-19 ini jauh dari selesai jadi berakhir dan di Jawa Timur sendiri memang secara provinsi sudah menduduki level 1, tapi sebetulnya di tingkat kabupaten kota masih banyak yang harus ditingkatkan. 


"Baru 10 kabupaten kota yang benar-benar level 1, kemudian ada 26 kabupaten kota yang menduduki level 2 dan masih ada 2 kabupaten yang menduduki level 3. Ini yang masih level 3 ini kami akan tingkatkan menjadi level 2 dan yang level 2 mudah-mudahan bisa menambah kepada yang level 1 dan yang level 1 bisa dipertahankan," ucap Pangdam. 


"Yang menjadi fokus kami bersama di samping penanganan covid itu sendiri, tentu saja vaksinasi. Vaksinasi Jawa Timur relatif cukup tinggi sebetulnya, dari segi jumlah kita sudah 12 juta hampir 13 juta yang sudah divaksin dosis 1, tapi memang ada beberapa kabupaten yang juga harus ditingkatkan, paling tidak ada 3 kabupaten yang terus kita dorong antara lain Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Malang, dan Kabupaten Bangkalan," tandasnya.


Kendati demikian, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi aktif, di dalam pencapaian level 1 di seluruh Jawa Timur. 


"Ini pasti bisa berhasil kalau masyarakat mendukung. Tentunya kami dari jajaran Polda Jatim siap mendukung Ibu Gubernur dan Bapak Pangdam di dalam bersinergi untuk mempertahankan meningkatkan serta menjaga level 1 di jajaran Jawa Timur," akunya. 


"Kami memohon kepada masyarakat karena memang covid-sembilan belas masih lama ayo tetap kita disiplin broadcast sehingga situasi makin membaik tentunya harapan ke depan ekonomi dapat juga membaik," pungkas Kapolda Jatim.

7.044 Anak Korban Covid, diberikan beasiswa dan diangkat Anak Asuh oleh Polda Jatim

7.044 Anak Korban Covid, diberikan beasiswa dan diangkat Anak Asuh oleh Polda Jatim


PONOROGO,- Dalam rangka menyambut hari lalu lintas bhayangkara ke-66, Kapolda Jatim, Irjen Nico Afinta, bersama Pejabat Utama Polda Jatim serta didampingi Forkopimda Kabupaten Ponorogo, Jumat (17/9/2021) siang, memberikan bantuan sosial dan pengangkatan orang tua asuh kepada 218 di wilayah Ponorogo, yang juga diikuti secara virtual oleh polres dan polresta jajaran polda jatim dengan jumlah keseluruhan 7.044 anak yatim piatu korban Covid di Jatim.

Dalam kegiatan ini, kapolda jatim menyapa dan dialog interaktif secara virtual dari Pendopo Ponorogo kepada jajaran polres dan polresta sejawa timur.

Kapolda Jatim menyebutkan, hari ini jumlah anak yatim yang telah dilaksanakan program orang tua asuh sebanyak 7.044, dari total 7.044 ada yang melaksanakan vaksin sebanyak 2.003 anak yang usianya diatas 12 tahun.

"Program orang tua asuh tidak hanya sekedar memberikan bantuan beasiswa dan santunan.  Namun kedepannya memberikan program pendampingan kepada anak," jelas Kapolda Jatim, irjen Nico Afinta, Jumat (17/9/2021) siang.

"Sehingga kami menekankan kepada masa depan anak, jadi pendampingan itu betul betul si anak nanti diharapkan dengan ditunjuknya orang per orang, baik orang tua angkat dari Polri, TNI maupun pemerintahan daerah. Bersama sama mendampingi untuk mencapai masa depan yang lebih baik," tambahnya.

Kami berharap dapat bersinergi dengan dinas sosial. Sehingga anak anak yang terkena dampak Covid ini bisa didatakan dan kemudian bisa mendapatkan pendampingan.

"Program ini akan terus di komunikasikan secara menerus dengan kepala daerah," tutup kapolda.

Mantap, Ditlantas Polda Jatim Punya Program Satu Polantas Satu Anak Yatim Piatu

Mantap, Ditlantas Polda Jatim Punya Program Satu Polantas Satu Anak Yatim Piatu

Surabaya - Suara Jatim.net

Peringati HUT ke 66, Direktorat Lalu lintas (Ditlantas) Polda Jatim gelar vaksinasi dan Program pengangkatan orang tua asuh anak yatim piatu terdampak covid-19, yang diberi nama "satu Polantas satu Anak yatim piatu", di Monumen Tugu Pahlawan Surabaya, pada Jumat (17/9/2021). 

Hal ini dilakukan sebagai upaya Polda Jatim dalam membantu anak-anak yatim piatu, yang ditinggalkan orang tuanya karena covid-19 ini dapat melanjutkan perjalanan hidupnya untuk menggapai impian. 

Sebanyak 2003 anak yatim piatu korban covid-19 dilakukan vaksinasi secara serentak, di 39 Polres jajaran Polda Jatim. Selain itu, ada 7044 anak yatim piatu yang diangkat sebagai anak asuh. 

Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo menegaskan, dalam rangka memperingati hari ulang tahun lalulintas yang ke 66, Ditlantas Polda Jatim menggelar berbagai kegiatan untuk anak-anak korban covid-19, di Monumen Tugu Pahlawan. Diantaranya ada donor darah, vaksinasi, bhakti sosial, trauma healing, Polisi Sahabat Anak (Polsanak), dan yang terakhir adalah membantu anak-anak yatim piatu, yang ditinggal orang tuanya akibat covid-19, yaitu program satu polisi lalu lintas satu yatim piatu. 

"Tentunya program yang dilaksanakan hari ini adalah untuk menjawab. Betapa dahsyatnya dampak dari covid-19 ini, baik dampak sosial, ekonomi, maupun dampak kesehatan," tegas Wakapolda Jatim, usai melakukan pengecekan vaksinasi dan meresmikan program yang di inisiasi Ditlantas Polda Jatim. 

"Hari ini Ditlantas Jawa Timur berusaha memberikan yang terbaik kepada anak-anak penerus bangsa. Anak-anak yang masih punya semangat dan masa depan yang cerah walaupun ditinggal oleh orang tuanya, baik orang tua bapaknya, maupun ibunya," ucapnya Jenderal Polisi Bintang Satu ini. 

Selanjutnya, Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo mengatakan. Kegiatan ini dilakukan secara serentak di seluruh polres di Jawa Timur, disana juga melakukan kegiatan yang sama, yaitu vaksinasi dan pengangkatan orang tua asuh anak yatim piatu terdampak covid-19. 

"Hari ini Polisi Jawa Timur, khususnya Polisi lalu lintas, menjadi orang tua asuhnya dalam memberikan semangat dan memberikan secercah harapan untuk anak-anak kita yang ada di Jawa Timur" tandasnya Wakapolda. 

Kendati demikian, kedepannya tentu ketika melihat anak ini lagi berjuang dalam bidang pendidikan, tentunya orang tua asuh ini akan mendampingi di dalam membantu memenuhi kebutuhan anak-anak asuhannya. 

"Misalkan dia butuh buku, butuh belajar, atau mungkin dia perlu mendatangkan orang untuk les privatenya," lanjutnya. 


Kedepannya mereka tetap menjadikan anak-anak asuhannya, selayaknya anak kita, dengan memberikan perhatian kepada anak ini, supaya mereka tidak merasa kehilangan orang tua. 


"Ini adalah tugas dari para anggota Polantas Jawa Timur, terhadap anak-anak yatim piatu korban covid-19," pungkasnya Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo.

Kapolda Jatim Apresiasi Vaksinasi di Ponorogo

Kapolda Jatim Apresiasi Vaksinasi di Ponorogo


PONOROGO, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, bersama Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim didampingi Forkopimda Kabupaten Ponorogo, Jumat (17/9/2021) pagi, melakukan pengecekan vaksinasi di Gedung Sasana Praja.

Sebanyak 1.500 Dosis vaksinasi disiapkan pada hari ini oleh Forkopimda Ponorogo. Vaksin yang dilaksanakan ini, menggunakan vaksin Sinovac, bagi masyarakat umum dengan tahap pertama.

Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta, mengatakan, kegiatan vaksinasi ini diselenggarakan oleh Forkopimda Ponorogo, Bupati, Dandim dan Kapolres. 

"Saya apresiasi karena terlihat sangat baik sinergi dan partisipasi masyarakat dan berjalan teratur," kata Irjen Nico Afinta, Kapolda Jatim, usai melakukan pengecekan vaksinasi," jumat (17/9/2021) pagi.

Lanjut Nico, ada 1500 dosis vaksin. Kami berharap kepada masyarakat Ponorogo, tetap datang untuk melaksanakan vaksinasi. 

"Kemarin hasil asesemen Jatim masuk level 1 ini patut kita pertahankan. Ini hasil kerja kita semua pemerintah Provinsi Jatim, Kodam, Polda dan didukung oleh kepala daerah Bupati, dandim dan kapolres, paling penting partisipasi masyarakat," lanjutnya.

Kepala Staf Kepresidenan RI Hadiri Seminar Nasional di IAIN Kediri

Kepala Staf Kepresidenan RI Hadiri Seminar Nasional di IAIN Kediri

 


Kediri Kota.

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) RI Jenderal TNI (Purn) Moeldoko melaksanakan kunjungan kerja di Kota Kediri - Jawa Timur. (Kamis, 16/9). 

Ada dua agenda utama Jenderal TNI (Purn) Moeldoko dalam kunjungan kerja di Kota Kediri yaitu melakukan Seminar Nasional di IAIN Kota Kediri dan  bersilaturohmi dengan pimpinan Pondok Pesantren Lirboyo Kota Kediri. 

Hadir dalam Seminar Nasional di IAIN  Kediri yang mengangkat  Tema IAIN Kediri menuju World Clas University tersebut  Jenderal TNI (Purn) Moedoko, S.IP.  Rektor IAIN Kediri Dr. H. Nurchamid, M.M  dan Para Dosen IAIN Kota Kediri juga  dihadiri oleh Forkopimda Kota Kediri yaitu Kapolres Kediri Kota AKBP. Wahyudi S.I.K. M.H., Wali Kota Kediri H. Abdullah Abubakar dan Dandim 0809 Kediri Letkol Inf. Rully Eka Suryawan, S.Sos serta  Wakil Bupati Kediri Ibu Dewi Maria Ulfa , ST. 

Rektor IAIN Kediri Dr. H. Nurchamid MM. mengungkapkan seminar nasional ini adalah rangkaian dari giat Dies Natalis. Pelaksanaan Seminar Nasional digelar dengan penerapan protokol kesehatan yang sangat ketat. 


Dalam kegiatan tersebut Kepala Staf Kepresidenan RL Jendral TNI (Purn) Dr. H. Moelidoko SIP menyampaikan  Program arahan Presiden RI yang intinya Pencapaian visi 2045 melalui transformasi ekonomi yang didukung oleh hilirisasi industri dengan memanfaatkan SDM, infrastruktur, penyederhanaan regulasi, dan reformasi birokrasi. 


Membangun SDM pekerja keras yang dinamis, produktif, terampil, menguasai mu pengetahuan dan teknologi didukung dengan kerjasama industri dan talenta global.


Pembangunan infrastruktur:

Melanjutkan pembangunan infrastruktur untuk menghubungkan kawasan produksi dengan kawasan distribus, mempermudah akses ke kawasan wisata, mendongkrak lapangan kerja baru, dan mempercepat peningkatan nilai tambah perekonomian rakyat.


Menyederhanakan segala bentuk regulasi dengan pendekatan Omnibus Law, terutama menerbitkan 2 undang-undang. Pertama, UU Cipta Lapangan Kerja. Kedua, UU Pemberdayaan UMKM.


Transformasi ekonomi:

Melakukan transformasi ekonomi dari ketergantungan SDA menjadi daya saing manufaktur dan jasa modern yang mempunyai nilai tambah tinggi bagi kemakmuran bangsa demi keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.


Setelah selesai melaksanakan Seminar di IAIN Kediri Kepala Staf Kepresidenan Jendera TNI (Purn) Dr. Moeldoko, S.IP bersilaturohmi ke Pondok Pesantren Lirboyo Kediri dan di sambut langsung oleh Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo Kediri  KH. Anwar Mansyur dan  KH. Khafabihi Mahrus.


Dalam sambutannya Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Dr. Moeldoko, S,IP menyampaikan bahwa  Ponpes Lirboyo sangat berpengaruh dalam pembangunan karakter bangsa Indonesia.


"Saya disini berterimakasih dan memberikan apresiasi kepada Ponpes Lirboyo yang ikut memberikan kesadaran masyarakat tentang disiplin Protokol kesehatan," ungkap Jenderal TNI (Purn) Moeldoko.

Forkopimda Jatim Sasar Vaksinasi Lansia di Magetan

Forkopimda Jatim Sasar Vaksinasi Lansia di Magetan


Sasar lansia usia 50 tahun keatas, Pangdam V Brawijaya dan Kapolda Jatim bersama Forkompimda Kabupaten Magetan siapkan 2000 dosis vaksinasi, jenis sinovac tahap pertama dalam satu hari, yang di pusatkan di Gelanggang Olahraga Ki Mageti, pada Kamis (16/9/2021). 


Vaksinasi pertama ini dikhususkan bagi lansia berusia 50 tahun keatas, ditargetkan 2000 dosis vaksinasi jenis sinovac dapat terlaksana di Kabupaten Magetan dalam satu hari. 


Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto menegaskan. Kegiatan vaksinasi ini gencar kita laksanakan, selalu sinergi antara Kodam V Brawijaya, Polda Jatim dan Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kabupaten /Kota seluruh Jawa Timur. 


"Di Magetan ini vaksinasi kita laksanakan hari ini berjumlah 2000 orang dan yang istimewa adalah sasarannya ini lansia, karena Jawa Timur lansianya masih perlu ditingkatkan capaian vaksinasinya," kata Pangdam V Brawijaya. 


Pangdam juga mengatakan, di Magetan ini lansianya cukup besar, informasi tersebut didapat dari Bupati Magetan, bahwa 20% penduduk Kabupaten Magetan adalah lanjut usia. 


"Sehingga ini menjadi sasaran Kodam V Brawijaya dan Polda Jawa Timur, untuk terus membantu pemerintah Kabupaten Magetan khususnya untuk seluruh lansia di Kabupaten Magetan ini bisa di vaksin," paparnya Mayjend TNI Suharyanto. 


Tak lupa Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh tenaga kesehatan yang membantu terlaksananya vaksinasi ini dan masyarakat lansia yang sudah bersedia datang untuk vaksin. 


"Terima kasih juga untuk seluruh Narkes dan orang lanjut usia yang sudah hadir. Ini bagian dari program kami, dengan Bapak Pangdam dan Bu Gubernur untuk mendorong, meningkatkan dan mempertahankan penanganan covid-19 khususnya dalam hal vaksinasi," ucapnya Kapolda Jatim usai melakukan pengecekan vaksinasi lansia di Magetan. 


"Besok kami dengan Bapak Pangdam akan berkunjung di beberapa daerah, yaitu antara lain di Mojokerto yang perlu juga melaksanakan peningkatan. Sama seperti yang sebelumnya kami lakukan di daerah Ponorogo," tambahnya. 


Diharapkan masyarakat yang belum divaksin segera datang dan segera mendaftarkan diri, supaya kami dengan seluruh jajaran bisa mempercepat dan meningkatkan pelaksanaan vaksinasi di Jawa Timur.

Mantap, Primer Koperasi Kepolisian Resort Jember, Juara I Lomba Koperasi Berprestasi Kelompok Koperasi Konsumen se-Jawa Timur

Mantap, Primer Koperasi Kepolisian Resort Jember, Juara I Lomba Koperasi Berprestasi Kelompok Koperasi Konsumen se-Jawa Timur



SURABAYA - Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur menggelar acara Penyerahan Penghargaan Bagi Para Pemenang Lomba Perkoprasian dan UKM Berprestasi Tahun 2021. Acara ini untuk memperingati Hari Koprasi yang ke-74 tahun 2021 yang sempat tertunda dikarenakan adanya pandemi covid-19 yang melanda seluruh dunia. 


Acara berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan. Tamu undangan diminta membawa hasil rapid test yang masih berlaku dan dilakukan pengecekan suhu tubuh serta diberlakukan jaga jarak. 


Penyerahan Penghargaan Bagi Para Pemenang Lomba Perkoprasian dan UKM Berprestasi Tahun 2021 melibatkan 15 Koperasi dan 15 UKM Provinsi Jawa Timur.


Kepala Bidang Kelembagaan dan Pengawasan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur, Cepi Sukur Laksana mengatakan, adapun tujuan dari lomba perkoprasian dan UKM berprestasi ini adalah mengembangkan kesadaran berkoprasi, meningkatkan kualitas produk dan keterampilan, selain itu juga sebagai dukungan agar UMKM naik kelas sesuai dengan program dari pemerintah. 


Adapun jenis-jenis lomba yang dilakukan yaitu, “koperasi prestasi jenisnya koperasi konsumen, koperasi pemasaran, koperasi produsen, koperasi jasa, dan koperasi simpan pinjam. Sedangkan jenis dari UKM yang diperlombakan adalah milenial preneur bidang lomba fashion, milenial preneur bidang handycraft, milenial preneur bidang makanan dan minuman,” demikian pemaparan Cepi mengenai jenis-jenis lomba yang telah dilaksanakan.


Kapolres Jember AKBP Arif Rachman Arifin menyampaikan, alhamdulillah dengan adanya keputusan Gubernur No. 188/421/KPTS/2021 tentang Pemenang Lomba Perkoperasian dan UMKM Prov Jatim Th. 2021, Kabupaten Jember telah memenangkan Lomba diantaranya: 


1. Juara I Lomba Koperasi Berprestasi Kelompok Koperasi Konsumen, yaitu PRIMER KOPERASI KEPOLISIAN RESORT JEMBER;

2. Juara I Lomba Koperasi Berprestasi Kelompok Koperasi Simpan Pinjam. Yaitu : KOPERASI SIMPAN PINJAM PEMBIAYAAN SYARIAH NUR INDAH ABADI;

3. Juara I Lomba Koperasi Berprestasi Kelompok Koperasi Pemasaran, Yaitu : KOPERASI KARYAWAN SAEKA KAPTI AGAWE RAHARJO;

4. Juara II, Lomba Koperasi Berprestasi Kelompok Koperasi Produsen, Yaitu : KOPERASI KARYAWAN KARTANEGARA PTPN X;

5. Juara III, Lomba Koperasi Berprestasi Kelompok Koperasi Konsumen, yaitu : KOPERASI KARYAWAN ALAMANDA;

6. Juara Harapan I, Lomba UKM Berprestasi Kelompok Wirausaha Muda Berprestasi, yaitu a.n HELMI ZAMRUDIANSYAH, CV MARGARINDO BERKAH GROUP


Arif menuturkan, Penyerahan Penghargaan dilaksanakan pada Hari Rabu (15/9/21), Jam 07.30 WIB bertempat di Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya yang diserahkan oleh Dinas Kop UMKM Ptov Jatim kepda Seluruh Peserta) sedangkan khusus Juara I diserahkan langsung oleh Gubernur Jatim di di Grand City, Rabu (15/09/2021) Siang sekira Pukul 13.00 WIB, tandasnya.

Kepala Staf Kepresidenan RI Apresiasi Kinerja Forkopimda Kabupaten Sampang Dalam Penanganan Covid-19

Kepala Staf Kepresidenan RI Apresiasi Kinerja Forkopimda Kabupaten Sampang Dalam Penanganan Covid-19


Sampang – Rabu (15/09) Kepala Staf Kepresidenan (KSP) RI Jenderal TNI (Purn) Moeldoko melaksanakan kunjungan kerja di Kabupaten Sampang Madura – Jawa Timur.

Ada dua agenda utama Jenderal TNI (Purn) Moeldoko dalam kunjungan kerja di Kabupaten Sampang yaitu melakukan pertemuan dengan pimpinan Pondok Pesantren Darul Ulum Desa Gersempal Kecamatan Omben KH. Syafiudin Abdul Wahid dan pertemuan dengan Forkopimda Kabupaten Sampang di Pendopo Trunojoyo Bupati Sampang.

Setelah melakukan kunjungan kerja di kedua tempat tersebut, KSP RI memberikan keterangan pers kepada puluhan wartawan yang meliput kegiatan Jenderal TNI (Purn) selama di kota bahari Sampang.

Kapolres Sampang AKBP Abdul Hafidz S.IK, M.Si bersama Bupati Sampang H. Slamet Junaidi, Dandim 0828 Sampang Letkol Arm Mulya Yaser Kalsum, dan Ketua DPRD Sampang Fadol mendampingi Kepala Staf Kepresidenan RI saat memberikan keterangan kepada wartawan.

KSP RI selain mengapresiasi kinerja Forkopimda Kabupaten Sampang dalam penanganan resolosi konflik atas penyelesaian konflik yang pernah terjadi di beberapa tahun yang lalu di sampang Madura juga mengapresiasi kinerja Forkopimda Kabupaten Sampang dalam penanganan Pandemi covid-19.

“Saya mengapresiasi kepada Bupati Sampang, Kapolres Sampang, Dandim 0828 Sampang dan seluruh jajaran yang kita ikuti dari pusat telah bekerja sangat baik sehingga Covid-19 di Sampang bisa menurun” Terang KSP RI Jenderal TNI (Purn) Moeldoko.

Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia juga mengingatkan kepada masyarakat untuk selalu waspada dan selalu mengikuti secara disiplin protokol kesehatan dengan baik khususnya pemakaian masker.

“Masker bisa dikatakan salah satu alat yang bisa menghadapi varian-varian baru Covid-19” pungkas KSP RI Jenderal (Purn) Moeldoko.

Setelah memberikan keterangan kepada wartawan, Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn) Moeldoko langsung meninggalkan pendopo trunojoyo Bupati Sampang untuk melanjutkan kunjungan kerja berikutnya di Jawa Timur.

Kapolres Sampang AKBP Abdul Hafidz S.IK, M.Si selesai melepas Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia juga mengatakan kepada media bahwa dalam percepatan penanganan Pandemi Covid-19 dibutuhkan kerjasama antara stakeholder dan dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat.

AKBP Abdul Hafidz S.IK, M.Si juga mengajak seluruh masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan seperti ucapan KSP RI dalam konferensi pers di pendopo bupati Sampang.

“Masyarakat kami harapkan membantu pemerintah dengan selalu menerapkan kepatuhan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari. Istilah 5M sekarang berupah menjadi 6M yaitu Menggunakan masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak, Menghindari kerumunan, Mengurangi mobilitas dan yang terakhir yaitu Mengingatkan orang lain untuk selalu mematuhi protokol kesehatan dan Vaksinasi guna terciptanya herd immunity di Kabupaten Sampang” tutur Kapolres Sampang AKBP Abdul Hafidz S.IK, M.Si.

Polres Pasuruan Kota Tetapkan 4 Tersangka Peristiwa ledakan Bom Bondet

Polres Pasuruan Kota Tetapkan 4 Tersangka Peristiwa ledakan Bom Bondet


Polres Pasuruan Kota tetapkan 4 tersangka, perakit dan penjual bom ikan yang telah menewaskan dua orang warga Pasuruan. Hal ini disampaikan Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman, bersama Kabidlabfor Polda Jatim Kombes Pol Sodiq Pratomo, dan Kasat Reskrim serta Kasi Humas Polres Pasuruan Kota, saat jumpa pers, pada Rabu (15/9/2021), di Joglo Parama Satwika Polres Pasuruan Kota. 

Terkait insiden meledaknya bom ikan yang terjadi di Dusun Macan Putih, Desa Pekangkungan, Kecamatan Gondangwetan Pasuruan. Polres Pasuruan kota telah menetapkan 4 tersangka yang terlibat dalam kejadian meledaknya bom ikan terjadi pada Sabtu pagi lalu. Yakni Abdul Hofar (43) dan ayahnya, Mat Sodiq yang meninggal dunia di TKP serta istri Hofar dan Abdul Rozak.

Khusus untuk istri Hofar, polisi menetapkan sebagai tersangka lantaran terbukti terlibat dalam pembuatan detonator untuk bom ikan, sejak satu tahun lalu. Begitu pula dengan AR yang mengaku telah membantu memproduksi detonator dari dua bulan lalu.

"Sampai saat ini kita tetapkan 4 orang tersangka. Dua orang yang meninggal di lokasi kejadian, dan dua lagi yakni IF dan AR. IF ini istri tersangka yang sudah membantu membuat detonator sejak setahun terakhir dan AR yang ikut membantu  dalam waktu 2 bulan untuk membuat rakitan detonator," tandasnya Kapolres Pasuruan Kota.

Kapolres menambahkan, selama membuat detonator, keempat tersangka saling bekerja sama. Terlebih untuk menyembunyikan aktifitas dalam merakit bom ikan, agar tak diketahui tetangga yang lain. Motifnya pun, AKBP Arman menilai sebagai alasan klasik, yakni urusan ekonomi atau untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Sementara, Kabidlabfor Polda Jatim Kombes Pol Sodiq Pratomo memaparkan, dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), didapatkan adanya satu lubang bekas titik pusat ledakan dengan ukuran diameter ± 50 cm, dan kedalaman ± 7 cm, Postitif mengandung Lead Azida Pb(N3)2. 

"Ditemukan Ratusan casing detonator yang terbuat dari aluminium dengan panjang rata-rata ± 58,2 mm dan diameter rata rata ± 7,2 mm. Barang bukti serbuk warna putih yang positif mengandung Pentaerytritol tetranitrate (PETN) dan Potassium Chlorat (KClO3) serta Barang bukti serbuk warna putih kekuningan yang positif mengandung Trinitro toluena (TNT)," paparnya Kabidlabfor Polda Jatim Kombes Pol Sodiq Pratomo. 

Lebih lanjut Kombes Pol Sodiq menjelaskan, PETN (Pentaerytritol tetranitrate), Potassium Chlorat (KCO3), TNT (Trinitro toluena ), Lead azide Pb(N3)2 ini termasuk termasuk jenis  bahan peledak high explosive, sedangkan untuk Potassium Chlorat (KClO3) ini termasuk jenis  bahan peledak  LOW EXPLOSIVE. 

"Di TKP ditemukan adanya bahan pembuatan detonator rakitan. Antara lain, selongsong atau casing detonator, ayakan, kapas dan tampah di area pusat ledakan. Lead azide Pb(N3)2 termasuk jenis bahan peledak high explosive yang sangat sensitif terhadap tekanan, gesekan, guncangan dan nyala api. Salah satu isian detonator Lead azide (Pb(N3)2), termasuk bahan peledak jenis high explosive," jelasnya. 

Kombes Pol Sodiq menuturkan, proses terjadinya ledakan secara teknis dapat berasal dari adanya perlakuan panas terhadap campuran bahan peledak isian detonator rakitan, dimana sumber dapat berasal dari Impack, Friksi, Tekanan, nyala api atau jatuh saat pemindahan, pergeseran dari satu lokasi ke lokasi lainnya. 

"Jenis bahan peledak yang digunakan sebagai bahan isian detonator rakitan, terdiri dari campuran bahan peledak Low explosive KClO3 (Kalium Klorat) dan High explosive, TNT (Tri Nitro Toluena), PETN (Pentaerythriol tetranitrate) dan Lead azide (Pb(N3)2)," tutur Kabidlabfor Polda Jatim. 

Kini polisi terus melakukan pengembangan terkait ledakan bom bondet ini, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengatakan, Polda Jatim telah membentuk tim untuk menelusuri asal usul bahan peledak. 

"Polda Jatim telah membentuk tim, untuk menelusuri asal usul bahan kimia yang didapatkan para pelaku," ucapnya.

Polres Pasuruan Kota Tetapkan 4 Tersangka Peristiwa ledakan Bom Bondet

Polres Pasuruan Kota Tetapkan 4 Tersangka Peristiwa ledakan Bom Bondet


Polres Pasuruan Kota tetapkan 4 tersangka, perakit dan penjual bom ikan yang telah menewaskan dua orang warga Pasuruan. Hal ini disampaikan Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman, bersama Kabidlabfor Polda Jatim Kombes Pol Sodiq Pratomo, dan Kasat Reskrim serta Kasi Humas Polres Pasuruan Kota, saat jumpa pers, pada Rabu (15/9/2021), di Joglo Parama Satwika Polres Pasuruan Kota. 

Terkait insiden meledaknya bom ikan yang terjadi di Dusun Macan Putih, Desa Pekangkungan, Kecamatan Gondangwetan Pasuruan. Polres Pasuruan kota telah menetapkan 4 tersangka yang terlibat dalam kejadian meledaknya bom ikan terjadi pada Sabtu pagi lalu. Yakni Abdul Hofar (43) dan ayahnya, Mat Sodiq yang meninggal dunia di TKP serta istri Hofar dan Abdul Rozak.

Khusus untuk istri Hofar, polisi menetapkan sebagai tersangka lantaran terbukti terlibat dalam pembuatan detonator untuk bom ikan, sejak satu tahun lalu. Begitu pula dengan AR yang mengaku telah membantu memproduksi detonator dari dua bulan lalu.

"Sampai saat ini kita tetapkan 4 orang tersangka. Dua orang yang meninggal di lokasi kejadian, dan dua lagi yakni IF dan AR. IF ini istri tersangka yang sudah membantu membuat detonator sejak setahun terakhir dan AR yang ikut membantu  dalam waktu 2 bulan untuk membuat rakitan detonator," tandasnya Kapolres Pasuruan Kota.

Kapolres menambahkan, selama membuat detonator, keempat tersangka saling bekerja sama. Terlebih untuk menyembunyikan aktifitas dalam merakit bom ikan, agar tak diketahui tetangga yang lain. Motifnya pun, AKBP Arman menilai sebagai alasan klasik, yakni urusan ekonomi atau untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Sementara, Kabidlabfor Polda Jatim Kombes Pol Sodiq Pratomo memaparkan, dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), didapatkan adanya satu lubang bekas titik pusat ledakan dengan ukuran diameter ± 50 cm, dan kedalaman ± 7 cm, Postitif mengandung Lead Azida Pb(N3)2. 

"Ditemukan Ratusan casing detonator yang terbuat dari aluminium dengan panjang rata-rata ± 58,2 mm dan diameter rata rata ± 7,2 mm. Barang bukti serbuk warna putih yang positif mengandung Pentaerytritol tetranitrate (PETN) dan Potassium Chlorat (KClO3) serta Barang bukti serbuk warna putih kekuningan yang positif mengandung Trinitro toluena (TNT)," paparnya Kabidlabfor Polda Jatim Kombes Pol Sodiq Pratomo. 

Lebih lanjut Kombes Pol Sodiq menjelaskan, PETN (Pentaerytritol tetranitrate), Potassium Chlorat (KCO3), TNT (Trinitro toluena ), Lead azide Pb(N3)2 ini termasuk termasuk jenis  bahan peledak high explosive, sedangkan untuk Potassium Chlorat (KClO3) ini termasuk jenis  bahan peledak  LOW EXPLOSIVE. 

"Di TKP ditemukan adanya bahan pembuatan detonator rakitan. Antara lain, selongsong atau casing detonator, ayakan, kapas dan tampah di area pusat ledakan. Lead azide Pb(N3)2 termasuk jenis bahan peledak high explosive yang sangat sensitif terhadap tekanan, gesekan, guncangan dan nyala api. Salah satu isian detonator Lead azide (Pb(N3)2), termasuk bahan peledak jenis high explosive," jelasnya. 

Kombes Pol Sodiq menuturkan, proses terjadinya ledakan secara teknis dapat berasal dari adanya perlakuan panas terhadap campuran bahan peledak isian detonator rakitan, dimana sumber dapat berasal dari Impack, Friksi, Tekanan, nyala api atau jatuh saat pemindahan, pergeseran dari satu lokasi ke lokasi lainnya. 

"Jenis bahan peledak yang digunakan sebagai bahan isian detonator rakitan, terdiri dari campuran bahan peledak Low explosive KClO3 (Kalium Klorat) dan High explosive, TNT (Tri Nitro Toluena), PETN (Pentaerythriol tetranitrate) dan Lead azide (Pb(N3)2)," tutur Kabidlabfor Polda Jatim. 

Kini polisi terus melakukan pengembangan terkait ledakan bom bondet ini, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengatakan, Polda Jatim telah membentuk tim untuk menelusuri asal usul bahan peledak. 

"Polda Jatim telah membentuk tim, untuk menelusuri asal usul bahan kimia yang didapatkan para pelaku," ucapnya.