Pesan Pak SBY : Pak Ipong sudah bagus, mari kita lanjutkan

Pesan Pak SBY : Pak Ipong sudah bagus, mari kita lanjutkan

 

Miseri Effendy, MH, Wakil Ketua DPRD Ponorogo

Wakil Ketua DPRD Ponorogo, Miseri Effendy menyampaikan pesan khusus Presiden ke 6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) agar melanjutkan yang sudah bagus dan sudah baik. 

"Ponorogo dibawah Pak Ipong, semuanya on the track, sudah baik dan bagus, untuk itu sesuai dengan pesan Pak SBY, sesuatu yang sudah baik dan sudah bagus hendaknya dilanjutkan, " Ucap Meseri kepada pewarta, Sabtu (31/10/2020). 



Menurut Miseri, selama 4,5 tahun terakhir ini Ponorogo banyak berubah ditangan Pak Ipong. "Jalan di Ponorogo sebagian besar sudah di hotmix, memang ada yang belum diperbaiki karena keterbatasan anggaran, untuk itu diperiode kedua, bersama kita menuntaskan yang tertunda dengan tetap menjaga amanah, " Terang Miseri dengan penuh semangat. 

Miseri juga menyampaikan bahwa banyak rumah yang sudah direhab sehingga menjadi layak huni. "Selain rehab rumah, jambanisasi juga terus dilakukan. Jadi Pak Ipong Muchlissoni juga memikirkan agar masyarakat di Ponorogo memiliki jamban yang baik, dari rumah hingga jamban menjadi program yang dilakukan oleh Pak Ipong, " Tambah Miseri Effendy. 




Program yang lain, lanjut Miseri juga berjalan dengan baik. "Yang sebelumnya belum pernah ada, Pak Ipong Muchlissoni mengumrohkan marbot, kyai kampung, hafidz dan guru ngaji, ini yang perlu kita apresiasi, dan perlu kita lanjutkan kembali, " Ujar Miseri Effendy. 

Untuk itu, Miseri berharap agar masyarakat bersama dengan Partai Demokrat untuk menjalankan pesan Pak SBY dengan mencoblos nomor dua. "Mari, kita jalankan pesan Pak SBY agar yang baik dan bagus tetap menjadi pemimpin di Ponorogo menuju kemajuan dan kesejahteraan. " Pungkas Miseri Effendy. (Mar/Jun). 

Pak Kateni : Kinerja Ipong Muchlissoni Nyata dan bisa dirasakan masyarakat, Harus dilanjutkan

Pak Kateni : Kinerja Ipong Muchlissoni Nyata dan bisa dirasakan masyarakat, Harus dilanjutkan

 

Kateni, anggota DPRD Ponorogo dari Partai Golkar

Anggota DPRD Kabupaten Ponorogo, Kateni, mengapresiasi kinerja Ipong Muchlissoni diperiode pertama pemerintahannya di Kabupaten Ponorogo. 

"Lima tahun menjabat Bupati, Pak Ipong sangat bagus kinerjanya, itu terbukti Pasar Kecamatan Jambon, dan pasar tradisional yang lainnya telah dibangun dengan baik, sehingga perekonomian warga tetap berjalan dengan baik, " Ujar Kateni kepada awak media, Sabtu (31/10/2020). 


Pembangunan jalan Kabupaten dan jalan poros antar Kecamatan juga dinilai Kateni juga sudah baik. "Hampir semua jalan poros Kabupaten mulus diaspal hotmix, kinerja Pak Ipong seperti ini nyata dan langsung bisa dirasakan oleh masyarakat, ini berbeda dengan kepemimpinan sebelumnya," Lanjut Kateni penuh semangat. 


Kateni meyakini bahwa masyarakat di Ponorogo bakal sama dengan dirinya yang secara obyektif menilai kepemimpinan Pak Ipong yang nyata dan langsung bisa dirasakan oleh masyarakat Ponorogo. "Masyarakat saat ini sudah cerdas, bisa membandingkan antara pemimpin yang bisa bekerja nyata dengan yang lainnya, saya yakin Pak Ipong Muchlissoni menjadi pilihan tepat bagi masyarakat karena program kerjanya yang nyata dan bisa dirasakan oleh masyarakat luas di Ponorogo. " Pungkas Kateni. (Mar/Jun). 

Anik Suharto : Pak Ipong membangun Ponorogo secara seimbang, untuk dunia dan akhirat

Anik Suharto : Pak Ipong membangun Ponorogo secara seimbang, untuk dunia dan akhirat

 

Wakil Ketua DPRD Ponorogo, Anik Suharto

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Ponorogo, Anik Suharto memberikan keyakinan kepada masyarakat bahwa apa yang telah dilakukan oleh Ipong Muchlissoni selama lima tahun terakhir sangat mendasar dan seimbang. 

"Pak Ipong terbukti sangat peduli dengan masyarakat, dengan anak-anak sekolah, para Lansia, peduli kepada Masjid, dan pembangunan infrastruktur yang dilakukan sangat luar biasa," Terang Anik Suharto, Politisi Partai Gerindra kepada pewarta, Jum'at (30/10/2020). 


Yang luar biasa sekali, lanjut Anik, Pak Ipong ini seimbang. "Antara pembangunan dunia seperti infrastruktur, ekonomi, budaya dan juga pembangunan untuk akhirat juga dilakukan, seperti pembangunan agama melalui ibadah Umroh bagi marbot dan kyai kampung, pendidikan agama dan pemberian insentif bagi guru-guru Madrasah Diniyah, " Terang Anik Suharto. 

Budaya khas Ponorogo yaitu Reyog menurut Anik Suharto juga bisa dilihat antusiasnya. "Gebyag Reyog menjadi bentuk kepedulian kita bersama agar Reyog Ponorogo tetap lestari, dan itu merupakan kebijakan Pak Ipong, " Lanjut Anik Suharto. 


Pembangunan jalan juga sudah bisa dilihat dan dirasakan. "Sudah banyak jalan yang halus, dan sebentar lagi jalan yang masih rusak juga akan diperbaiki. Kesimpulan saya, keberhasilan Pak Ipong membangun Ponorogo diperiode pertama ini harus kita lanjutkan agar terus berkesinambungan antara konsep dengan kenyataan, " Tandas Anik Suharto. 

Politisi Partai Gerindra itu juga menyampaikan bahwa partainya obyektif dalam menilai kepemimpinan Pak Ipong. "Hal-hal mendasar telah dilakukan dengan baik oleh Pak Ipong Muchlissoni, selain itu keseimbangan pembangunan dunia dan akhirat yang telah diperbuat itu membuat kami yakin bahwa Ponorogo akan maju di masa yang akan datang. " Pungkas Anik Suharto. (Mar/Jun). 




KH Syamsuddin LC : Semua sektor di Ponorogo bangkit di masa Pak Ipong Muchlissoni menjadi Bupati, Harus dilanjutkan

KH Syamsuddin LC : Semua sektor di Ponorogo bangkit di masa Pak Ipong Muchlissoni menjadi Bupati, Harus dilanjutkan

 

KH Syamsuddin LC, Pimpinan Ponpes Darut Taqwa Desa Pintu Kecamatan Jenangan Ponorogo

Pimpinan Pondok Pesantren Darut Taqwa Desa Pintu Kecamatan Jenangan Kabupaten Ponorogo, KH Syamsuddin LC, memiliki alasan yang kuat untuk mendukung Calon Bupati Ponorogo 2021-2024, Ipong Muchlissoni. 

"Yang pertama, semua janjinya saat kampanye tahun 2015 sudah di penuhi. Seperti bantuan anggaran 300 juta/Desa/tahun, itu sudah terlaksana dengan baik. Janji yang lain juga sudah dilaksanakan. Sehingga Pak Ipong ini adalah sosok pemimpin yang amanah, karena tidak ingkar janji, " Ucap KH Syamsuddin LC kepada Pewarta, Jum'at (30/10/2020). 



Yang terpenting, lanjut KH Syamsuddin LC, semua sektor di Ponorogo bisa bangkit dan berkembang dengan baik. "Pendidikan, Kesehatan, Ekonomi, Sosial dan Budaya, semuanya hidup dan bisa berkembang dengan baik, untuk itulah, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mendukung Pak Ipong Muchlissoni - Bambang Tri Wahono dalam Pilbup 2020 ini, " Lanjut Legislator DPRD Ponorogo dari PKS ini. 

Salah satu contoh kebijakan yang dilakukan oleh Pak Ipong yang berdampak positif adalah hampir semua desa di Ponorogo memiliki Reyog. "Bahkan ada desa yang memiliki 2 sampai dengan 3 grup Reyog Ponorogo. Berkat Pak Ipong, Reyog Ponorogo bisa bangkit lagi, " Tandas KH Syamsuddin LC. 


Di bidang Agama, Guru-guru Madrasah Diniyah juga mendapatkan support yang luar biasa dari Pak Ipong. "Begitu juga dengan kesehatan, seperti Posyandu Balita, Posyandu Lansia juga disupport penuh oleh Pemkab Ponorogo, ini menjadi catatan penting bagi kita semua, " Ujar KH Syamsuddin LC. 

Tentang Calon Wakil Bupati, KH Syamsuddin LC juga menyatakan bahwa sosok Pak Bambang adalah orang yang berpengalaman di Birokrasi. "Sehingga pasangan Ipong dan Bambang adalah pasangan ideal yang akan memajukan Ponorogo dimasa yang akan datang, ini harus dipahami dan dijadikan dasar untuk memilih calon yang tepat di Pilbup Ponorogo. " Pungkas KH Syamsuddin LC. (Mar/Jun). 


Lama Vakum, Ipong Muchlissoni hidupkan lagi Karang Taruna di Ponorogo

Lama Vakum, Ipong Muchlissoni hidupkan lagi Karang Taruna di Ponorogo


Ipong Muchlissoni saat melantik Karang Taruna Kabupaten Ponorogo setelah sekian lama Vakum

Setelah lama vakum akhirnya karang taruna Kabupaten Ponorogo kembali terbentuk. Hal ini ditandai pelantikan pengurus Karang Taruna Kabupaten Ponorogo periode 2019–2024.

Sebanyak 115 pengurus Karang Taruna Kabupaten Ponorogo periode 2019-2024 yang dilantik diketuai oleh Ari Hersofianudin, dengan sekretaris Zainal Yusuf, serta Bendahara Abil Hasan Asyadili.

“Pengurus karang taruna terdiri Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), Persaudaraan Setia Hati Winongo (PSHW), Nahdlatul ‘Ulama, Muhammadiyah, dan komunitas – komunitas pemuda,” ungkap Ari Hersofianudin, Ketua Karang Taruna Ponorogo.

Ari Hersofianudin juga mengucapkan terima kasih kepada Ipong Muchlissoni yang sudah mendorong Karang Taruna kabupaten Ponorogo untuk bangkit kembali. Ini nantinya bisa menambah semangat kami dalam mensejahterahkan masyarakat dengan menggunakan revolusi industri 4.0.

“Produk Kabuputen Ponorogo siap go Internasional melalui karang taruna,” imbuhnya.


Sementara itu Ipong Muchlissoni mengatakan selamat atas dilantiknya pengurus karang taruna periode 2019–2024, setelah dilantiknya pengurus ini tidak ada waktu untuk santai, karena Karang Taruna memiliki tugas untuk mengedukasi masyarakat utama pemuda untuk merambah ke revolusi industri 4.0.

“Fokuskan pada kapasitas seluruh Pengurus Karang Taruna Kabupaten Ponorogo, sehingga bisa terwujudnya revolusi industri 4.0,” ujarnya.

Ipong juga sangat mengapresiasi karya yang sudah di hasilkan oleh karang taruna yang ada di desa-desa dalam hal pemberdayaan pemudanya sudah merambah ke pasar online.

“Seperti salah satu pengurus Karang Taruna Kabupaten Ponorogo yang juga sebagai angota karang taruna Desa Nglumpang, Kecamatan Mlarak membuat kerajinan wayang sebagai hiasan ruangan dan penjualannya sudah merambah pasar Nasional, dan masih banyak lainnya seperi di Kelurahan Jenes, Desa Singkil, saya sangat mengapresiasinya,” imbuhnya.

Ipong berharap dengan dibentuknya kembali organisasi Karang Taruna Kabupaten Ponorogo ini, bisa lebih cepat mengejar berbagai cita-cita yang ingin diwujudkan menuju Ponorogo lebih maju, berbudaya, dan religius.

”Dengan adanya organisasi karang taruna ini, bisa membantu Pemerintah dalam hal kepemudaan, untuk menuju Ponorogo lebih maju, berbudaya dan religius ini organisasi karang taruna bisa mengambil peran dan fungsinya,” pungk calon Bupati Ponorogo 2021-2024 itu. (Mar/Jun) 

Di Facebook, Ipong Muchlissoni di Fitnah lagi

Di Facebook, Ipong Muchlissoni di Fitnah lagi

 

Fitnah dilakukan oleh salah satu Akun Facebook kepada Calon Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni


Ujaran kebencian dan fitnah masih mewarnai rangkaian Pilbup Ponorogo tahun 2020 ini. 

Hal tersebut beberapa kali terlihat dengan postingan di Media Sosial Facebook dan ditujukan kepada salah satu Calon Bupati Ponorogo. 

Teranyar, akun Dwi Riyanto menyebut kegiatan kampanye Calon Bupati Ponorogo nomor urut dua, Ipong Muchlissoni tidak membayar semua saat berkunjung di Warung Pecel Kecamatan Siman. "Kemarin saat makan nasi pecel di Siman, dikira warga dibayari semua, tetapi ternyata hanya teman-temannya saja. Pak Ipong, warung yang didatangi rugi, ternyata yang kamu bayari hanya pendukungnya saja, kaos dan masker tidak bisa mengganti nasi dan lauk yang sudah dimasak banyak, tapi banyak yang tidak membayar, " Ujar Akun Dwi Riyanto dalam bahasa jawa. 

Menanggapi hal itu, Rita Widiyarti, penjual Nasi Pecel di Desa Pijeran Kecamatan Siman membantah bahwa berita di Facebook itu salah. "Saya Rita Widiyarti, penjual nasi Pecel di Desa Pijeran Kecamatan Siman. Saya mengucapkan terimakasih atas kedatangan Pak Ipong di warung saya, dan semuanya sudah dibayar lunas. Berita yang ada di Facebook itu semuanya salah. " Tegas Rita. 

Video Klarifikasi Rita Widiyarti, penjual Nasi Pecel di Desa Pijeran Kecamatan Siman

Tidak hanya itu, Rita Widiyarti juga memberikan surat pernyataan bermaterai bahwa dirinya tidak merasa dirugikan dengan kedatangan Pak Ipong di warungnya. 

"Pak Ipong Muchlissoni tidak memiliki tanggungan apapun kepada saya, " Tandas Rita. 

Surat Pernyataan bermaterai yang ditandatangani oleh Rita Widiyarti, pemilik warung nasi pecel di Siman

Dengan klarifikasi itu, menurut Rita, apa yang dituduhkan ke Calon Bupati Ponorogo nomor urut dua menjadi tidak benar. 

Pilbup Ponorogo menghadirkan dua pasangan calon dan membuat persaingan merebut simpati masyarakat di Bumi Reyog semakin memanas. (Mar/Jun). 



Heru Setyanto sambut baik Deklarasi Golkar Mbois

Heru Setyanto sambut baik Deklarasi Golkar Mbois

 

Heru Setyanto, Ketua Tim Pemenangan Mbois

Pacitan - Suara Jatim

Ketua Tim Pemenangan Yudi Sumbogo - Isyah Ansori (Mbois), Heru Setyanto mengapresiasi Deklarasi Golkar Mbois yang ikut mendukung jago yang diusungnya itu.

Kepada awak media, Heru menyampaikan kegembiraannya. "Itu bagus, setiap warga Pacitan berhak berpolitik menentukan pendapat dengan cara dan warna apapun, sebatas tidak mengenai Partai pendukung salah satu calon itu tidak masalah, " Terang Heru Setyanto, Kamis (29/10/2020). 

Dengan dukungan yang diberikan tersebut, Heru menambahkan bahwa suara untuk jago yang diusungnya semakin bertambah banyak. "Kita semakin optimis, Mbois akan memenangkan Pilbup Pacitan 2020 ini, " Lanjut Heru Setyanto. 

Heru juga menyatakan bahwa dukungan rakyat kepada Mbois sangat penuh totalitas, mereka bulat suaranya karena menginginkan perubahan yang lebih baik di Pacitan. "Walaupun di beberapa survey yang dilakukan secara online kita unggul, Tim pemenangan Mbois terus bergerak memberikan penjelasan agar masyarakat benar-benar memilih calon Pemimpin yang mampu dan berpengalaman yaitu Yudi Sumbogo dan Isyah Ansori atau Mbois, kita optimis di 9 Desember nanti kita akan unggul. " Pungkas Heru Setyanto. (Mar/Jun)

Pembagian Sembako di Dersono, Ketua Tim Pemenangan : Itu diluar Tim Mbois

Pembagian Sembako di Dersono, Ketua Tim Pemenangan : Itu diluar Tim Mbois

 

Heru Setyanto, Ketua Tim Pemenangan Mbois

Pacitan - Suarajatim.net

Pembagian Sembako yang diberitakan bermasalah membuat Ketua Tim Pemenangan Yudi Sumbogo - Isyah Ansori (Mbois), Heru Setyanto angkat bicara. 

Kepada pewarta, Heru menyatakan dengan tegas bahwa Mbois tidak ada agenda pembagian Sembako di daerah Dersono Kecamatan Pringkuku. "Itu bukan bagian dari Tim resmi pemenangan Mbois, nanti akan kita klarifikasi lebih lanjut, " Terang Heru Setyanto, Kamis (29/10/2020). 

Lebih lanjut Heru menyampaikan bahwa selama ini, pergerakan Tim didasari dengan planning yang jelas. "Diawali dengan musyawarah bersama, kita baru bergerak. Ini tidak ada apa-apa kok ada berita pembagian sembako, ini yang akan kita cari, siapakah yang membagikan sembako itu, apakah perseorangan ataukah mungkin seseorang yang ingin menjatuhkan calon kita, " Lanjut Politisi PDIP itu. 

Heru berharap masyarakat Pacitan untuk tetap tenang. "Jago kami, Yudi Sumbogo dan Isyah Ansori adalah sosok pemimpin yang berpengalaman dan taat aturan, tidak mungkin kita menyalahi aturan yang berlaku. Jadi tidak mungkinlah kita mengambil cara-cara yang tidak dibenarkan. " Pungkas Heru Setyanto. (Mar/Jun)

Digeruduk Golkar Mbois, Ketua Bawaslu : Ini hanya Miskomunikasi

Digeruduk Golkar Mbois, Ketua Bawaslu : Ini hanya Miskomunikasi

Suasana mediasi Golkar Mbois dengan Bawaslu Pacitan


Seusai deklarasi, massa dari Golkar Mbois menggeruduk kantor Bawaslu Pacitan. 

Menurut Moh Saptono Nugroho, penanggungjawab Golkar Mbois, pihaknya yang merupakan lembaga kemasyarakatan merasa diintimidasi dan dicederai hak berkumpul dan bermasyarakat. "Kami merasa bahwa Bawaslu semena-mena terhadap Calon Bupati Pacitan nomor dua, dan ini kewajiban Golkar Mbois sebagai organisasi kemasyarakatan untuk juga melakukan pengawasan kepada Bawaslu. Soal protokol Kesehatan kami juga melakukan dengan baik, jadi jangan terlalu campur tangan lah, " Ujar Moh Saptono Nugroho dengan tegas, Rabu (28/10/2020). 

Lebih lanjut Saptono meminta Bawaslu Kabupaten Pacitan menegur jajaran Bawaslu di bawahnya yang menciderai hak berkumpul dan bermasyarakat itu. "Kebebasan berkumpul dan berserikat itu dijamin oleh Undang-Undang, Protokol Kesehatan juga kita lakukan, memakai masker, menjaga jarak, apalagi, jadi jangan mencari-cari kesalahan lah, " Lanjut Moh Saptono Nugroho. 

Moh Saptono Nugroho, Penanggung Jawab Golkar Mbois

Untuk itu, hari ini kita mendatangi Bawaslu Pacitan. "Kami meminta mereka untuk tidak semena-mena terhadap Paslon nomor dua dan simpatisannya. " Pungkas Moh Saptono Nugroho. 

Sementara Ketua Bawaslu Pacitan, Berty Stefanus menjelaskan bahwa Panwascam yang memberikan peringatan melihat adanya pelanggaran Protokol Kesehatan. "Namun setelah dijelaskan, ini hanya miskomunikasi saja. " Ujar Berty. 

Deklarasi Golkar Mbois dilakukan setelah sebagaian kader partai berlogo Pohon Beringin itu mendukung Paslon nomor urut dua, Yudi Sumbigo - Isyah Ansori dalam Pilbup Pacitan 2020 dan menjadikan peta politik di Bumi 1001 Gua itu semakin dinamis. (Mar/Jun). 
Banyak Pemuda Pemudi Ponorogo yang Berprestasi, Ipong : Mari Berkolaborasi

Banyak Pemuda Pemudi Ponorogo yang Berprestasi, Ipong : Mari Berkolaborasi

 

Calon Bupati Ponorogo 2021-2024, Ipong Muchlissoni. 

Memperingati hari Sumpah Pemuda ke 92, Calon Bupati Ponorogo 2021-2024, Ipong Muchlissoni memiliki kesan yang spesial untuk para Pemuda dan Pemudi di Kabupaten Ponorogo. 

"Banyak Pemuda dan Pemudi kita yang berprestasi baik lokal, regional, nasional maupun internasional, ini merupakan potensi bagi Ponorogo di masa yang akan datang. Apalagi mereka berprestasi diberbagai bidang, akademik, hobi musik, olahraga raga, Seni desain ataupun influencer, " Terang Ipong Muchlissoni, Rabu (28/10/2020). 

Ipong menyatakan bahwa jika bisa berkolaborasi maka Ponorogo akan menjadi daerah yang maju. "Anak-anak muda menyimpan kekuatan yang luar biasa, tinggal bagaimana pemerintah melakukan pembinaan dan mengeksplorasi potensi yang ada pada mereka kemudian digabungkan dengan potensi yang lain sehingga membentuk sinergitas untuk kemajuan di Kabupaten Ponorogo, " Lanjut Ipong Muchlissoni. 




Untuk itu, salah satu program unggulan yang akan dilakukan di periode kedua pemerintahannya Ipong akan memberikan beasiswa kepada pelajar dan mahasiswa yang berprestasi. "Kita alokasikan 5-10 Milyar setahun untuk memberikan kesempatan bagi mereka yang berprestasi agar bisa terasah kemampuan mereka dan nantinya akan kembali ke Ponorogo sebagai motor penggerak pembangunan dan kemajuan di daerah kita, " Jelas Ipong Muchlissoni. 

Selain itu Ipong Muchlissoni berharap anak-anak muda di Ponorogo menjadi sosok yang kreatif dan mandiri. "Kita juga akan mengembangkan desa digital agar melahirkan startup yang mampu bersaing di era digital seperti saat ini, mari bekerja sama dan berkolaborasi untuk kemajuan Ponorogo tercinta. " Pungkas Ipong Muchlissoni. (Mar/Jun). 

Corona datang, Pak Ipong menghadang

Corona datang, Pak Ipong menghadang

Ipong Muchlissoni melakukan filterisasi bagi masyarakat yang hendak masuk ke Ponorogo dengan pemeriksaan suhu tubuh di 6 pintu masuk Ponorogo

Ponorogo - Suara Jatim

Virus Corona atau Covid 19 yang datang tidak diundang membuat sejumlah pihak, terutama pemerintah untuk mengambil kebijakan untuk melindungi warganya dari serangan pandemi yang belum ada vaksinnya itu. 

Salah satunya di Ponorogo, Ipong Muchlissoni yang saat itu masih menjabat sebagai Bupati langsung bergerak dengan menutup pintu perbatasan bagi orang yang memiliki suhu tubuh diatas ambang kenormalan. "Kita lakukan cek suhu tubuh bagi yang akan masuk ke Ponorogo, jika suhu tubuhnya tinggi, diatas 37 derajat celcius, jika dia warga Ponorogo akan kita tangani lebih lanjut, jika bukan warga Ponorogo kita suruh putar balik, " Ujar Ipong Muchlissoni yang saat ini maju lagi sebagai Calon Bupati Ponorogo 2021-2024.


Enam pintu masuk dilakukan hal tersebut, seperti Mlilir Babadan, Kedung Banteng Sukorejo, Biting Badegan, Tugurejo Slahung, Pangkalan Sawoo dan Sampung. "Ini kita lakukan untuk deteksi dini menghadang penyebaran Covid 19 agar tidak masuk ke Ponorogo. Selain itu Satgas Covid 19 di desa kita aktifkan, sosialisasi protokol kesehatan masif kita lakukan, dan perantau kita larang untuk pulang, serta perkembangan Covid 19 terus kita infokan kepada masyarakat melalui Media Massa secara langsung, " Lanjut Ipong Muchlissoni.

Selain itu, Bantuan Langsung Tunai dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi serta dari Pemkab Ponorogo secara cepat kita lakukan. "Kita ingin masyarakat kecil yang terdampak perekonomiannya akibat Pandemi Covid 19 tetap bisa bertahan. Penjual Cilok, Penjual Makanan dan Minuman, Sopir, Buruh, dan yang lainnya, semuanya mendapatkan BLT tanpa kecuali. Jumlahnya puluhan ribu KK, " Lanjut Ipong Muchlissoni. 


Semuanya yang dilakukan itu menurut Ipong adalah untuk melindungi warganya dari wabah yang sedang melanda dunia. "Kesehatan adalah nomor satu, jika kita sehat maka kita bisa melakukan aktivitas yang lain, saat ini kita utamakan kesehatan dan keselamatan kita terlebih dahulu, ekonomi baru kita pikirkan berikutnya. Saya juga mengajak kepada seluruh masyarakat untuk selalu meningkatkan imunitas tubuh kita dengan rajin berolah raga, selalu bahagia, menerapkan pola hidup sehat dan menerapkan protokol kesehatan, karena imun adalah pertahanan terakhir tubuh kita menghadapi segala macam penyakit yang akan menyerang tubuh kita. " Pungkas Ipong Muchlissoni. (Mar/Jun).

Realistis Yudi Sumbogo - Isyah Anshori bisa bawa kemajuan untuk Pacitan, Golkar Mbois dideklarasikan

Realistis Yudi Sumbogo - Isyah Anshori bisa bawa kemajuan untuk Pacitan, Golkar Mbois dideklarasikan

Golkar Mbois dideklarasikan di Monumen Tumpak Rinjing tepat di Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2020.

Pacitan - Suara Jatim

Partai Golkar Kabupaten Pacitan dipastikan terbelah dalam dukungan di Pilbup Pacitan 2020. Secara garis partai, Partai Golkar mendukung Gagarin yang menjadi Calon Wakil Bupati mendampingi Indrata Nur Baju Aji.

Namun keputusan partai berlambang Pohon Beringin itu terbelah setelah sebagian dari mereka memberikan dukungan untuk pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pacitan Yudi Sumbogo - Isyah Ansori. 

Pentolan Partai berlambang Beringin atau Golkar Kabupaten Pacitan Moh Saptono Nugroho dengan penuh semangat berbelok gerbong dengan mendeklarasikan diri sebagai Golongan Berkarya Mbois.

Moh Saptono Nugroho memimpin langsung deklarasi Golkar Mbois di Monumen Palagan Tumpak Rinjing

Hal tersebut di sampaikan Penangung Jawab Golkar Mbois, Moh Saptono Nugroho yang menyampaikan, jika deklarasi Golkar Mbois bukanlah barisan sakit hati, "Namun ini dilakukan karena keinginan mencari pemimpin yang terbaik bagi Pacitan.Kami melakukan deklarasi ini untuk menyelamatkan Pacitan serta mencari pemimpin yang lebih baik, jadi kalau ada yang bilang Golkar Mbois barisan sakit hati itu salah, kami berkomitmen untuk kemajuan Pacitan,"jelas Saptono kepada pewarta usai Deklarasi Golkar Mbois Di Monumen Palagan Tumpak Rinjing Desa Dadapan Kecamatan Pringkuku, Rabu (28/10/2020).

Lebih lanjut pria yang juga Wakil Ketua Tim Pilkada, DPD Partai Golkar Pacitan tersebut mengatakan, Bahwa dalam pilkada ini masyarakat bukan memilih partainya tetapi memilih orangnya yang benar-benar bisa memajukan Pacitan. "Yang kita pilih adalah orangnya atau individunya, jadi tidak ada kaitannya dengar partai, maka dari itu kami dari Golkar menentukan pilihan ke pasangan Yudi Sumbogo - Isyah Ansori atau Mbois,"jelasnya.

Saptono juga menjelaskan, jika Golkar Mbois sudah memiliki jaringan di 12 Kecamatan yang akan bergerak untuk mendukung serta memenangkan Mbois menjadi Bupati dan Wakil Bupati Pacitan.

"Setelah deklatasi Golkar Mbois ini,kita akan lebih memperkuat serta mensosialisasikan Mbois dari tingkat desa, dengan harapan nantinya Golkar Mbois akan ikut serta dan mitra pemerintah dalam pembangunan Pacitan, dihimbau kepada masyarakat Pacitan agar memilih pemimpin yang terbaik serta rekam jejaknya jelas, siapa lagi kalau Bukan Pasangan Yudi Sumbogo - Isyah Ansori atau Mbois,"tandasnya.

Dalam deklarasi tersebut Golkar Mbois menyatakan 3 Sikap yaitu

- Golkar Mbois bertekat menyukseskan Pilkada Pacitan Tahun 2020 dengan mengunakan hak pilih di TPS

-Golkar Mbois Bertekat Bulat menyelamatkan Pacitan dengan memilih pemimpin tetbaik pada Pilkada 2020

- Golkar Mbois Bertekat untuk berjuang memenangkan Pasangan Yudi Sumbogo - Isyah Ansori (Mbois) nomor urut 2.(Mar/Jun)

Yudi Sumbogo dinilai riil dalam debat, Pengamat berikan nilai 60 : 40 untuk Mbois

Yudi Sumbogo dinilai riil dalam debat, Pengamat berikan nilai 60 : 40 untuk Mbois

 

Pasangan Calon Bupati Pacitan 2021-2024 nomor urut dua, Yudi Sumbogo - Isyah Ansori dalam debat tahap I yang diselenggarakan oleh KPU Pacitan

Pacitan - Suara Jatim

Pasca debat tahap pertama yang diselenggarakan oleh KPU Pacitan di Gedung YABI pada Selasa Malam (27/10/2020), berbagai komentar terekspose di media sosial.

Salah satunya adalah menurut Imam Hanafi, menurutnya dirinya senang dengan situasi debat yang tadi malam digelar itu. "Alhamdulilah setelah mendengarkan dan mempelajari segala aspek dan materi yang dibicarakan penilaian saya pada debat pertama ini  saya berikan nilai 60 untuk Mbois dan 40 untuk Paslon Aji-Gagarin," ucap Imam, Rabu (28/10/2020).

Alasan penilaian itu menurut Imam, Pak Yudi arahnya riil sesuai dengan kondisi saat ini. "Sementara Gagarin angan angan yang akan datang, Pak Aji ragu ragu dalam menjawab kelihatannya lebih percaya kepada Pak Gagarin, Pak Yudi lebih agresif, tapi Pak Isya hanya pelengkap, tidak banyak bicara, atau memang bingung, alias kapan bicara," Lajut Imam.

Hal yang perlu dibangun kembali kedepan, ujar Imam, para calon  agar menghilangkan retorika, alasannya semua sudah beberapa tahun berada di posisi masing masing, "Mengapa baru sekarang bicara tentang Pacitan kedepan.Kemarin kemana ? warga Pacitan sangat menunggu,  setiap pasangan nomor urut 1 mendapatkan kesempatan sudah ada kekompakan walau Pak Aji ragu dan bingung tapi diperkuat statemen dari Pak Gagarin, kelihatannya kedepan Pak Gagarin akan lebih dominan dan untuk pasangan Mbois pembagian mana pak Isya suaramu dan ide cemerlangmu, saya salut pada Pak Mbogo lebih fresh, selanjutnya untuk kedua  pasangan jangan terkecoh dengan standar waktu, carilah kata dan data yang akurat, bahasa dimengerti orang Pacitan, jangan berangan angan tapi langkah sederhana yang mengena," Urai Imam Hanafi.

Yang saya bangga, jelas Imam, mereka membicarakan kedaulatan pangan, "isu ini sangat penting karena membangun komunikasi, upaya membangun usaha mikro atau pemberdayaan potensi lokal yang ada, selamat untuk semua, saya nunggu debat berikutnya, warga Pacitan yang cerdas, kualitas dan tuntas," Lanjut Imam Hanafi.

Yang lebih membanggakan lagi, Pilkada Pacitan tahun ini lebih bergairah. "Tidak seperti tahun-tahun yang lalu, anyep karena hanya didominasi calaon dari partai tertentu."Pungkas Imam. (Mar/Jun)

Bersemangat dalam Debat, Yudi Sumbogo : Membangun Pacitan butuh keberanian dan semangat

Bersemangat dalam Debat, Yudi Sumbogo : Membangun Pacitan butuh keberanian dan semangat

 

Calon Bupati Pacitan nomor urut dua, Yudi Sumbogo saat memberikan keterangan usai acara Debat Tahap Pertama yang diselenggarakan oleh KPU Pacitan.

Pacitan – Suara Jatim

Dua pasangan Calon Bupati Pacitan melangsungkan Debat Publik Tahap Pertama yang diselenggarakan oleh KPU Pacitan di Gedung YABI, Selasa Malam (27/10/2020).

Adapun tema debat tersebut adalah “Memajukan Daerah untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat”.

Kedua Paslon terlihat serius dalam menyampaikan visi dan misi sekaligus melakukan debat sehingga suasana terlihat hangat.

Ditemui usai acara, Calon Bupati nomor urut dua, Yudi Sumbogo menyampaikan bahwa dirinya mengucapkan terima kasih kepada KPU Kabupaten Pacitan yang telah sukses menggelar acara itu. “Alhamdulillah debat tahap pertama Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pacitan sudah selesai. Terima kasih Untuk Tim Pemenangan Mbois, KPU, Istri, Keluarga Besar Yudi Sumbogo, dan tentunya masyarakat Kabupaten Pacitan yang terus memberikan dukungan penuh kepada Kami Pasangan Mbois Nomer 2,” Ucap Yudi Sumbogo.

Jujur ketika Debat tadi saya terbawa akan dukungan masyarakat yang silih berganti menghubungi via Telpon bahkan datang langsung ke rumah untuk menyampaikan dukungan dan harapan, “Jadi ketika Debat tadi saya berapi api menyampaikan visi dan misi saya sesuai realita keadaan yang ada pada saat ini. Saya Yakin apa yang saya perjuangkan saat ini akan terwujud dan kami prioritaskan untuk kepentingan masyarakat bersama, karena saya sudah bekerja dan masyarakat sudah merasakan manfaatnya,”Urai Yudi Sumbogo.

Lebih lanjut Yudi menyampaikan bahwa untuk membangun Pacitan perlu keberanian dan semangat yang tinggi. “Tidak bisa dengan rencana yang masih melangit, tetapi yang membumi, masalahnya apa dan solusinya apa. Masyarakat perlu tindakan yang solutif dan out of the box, anggaran kita minim sedangkan kebutuhan kita banyak, sehingga perlu percepatan dengan melibatkan Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, BUMN maupun swasta, semua kita gandeng yang terpenting adalah sesuai SOP ataupun peraturan yang berlaku. Ini adalah percepatan yang akan kita lakukan.” Pungkas Yudi Sumbogo. (Mar/Jun)

Selama menjabat Bupati Ponorogo, Ipong merenovasi Puluhan Pasar Tradisional di Ponorogo

Selama menjabat Bupati Ponorogo, Ipong merenovasi Puluhan Pasar Tradisional di Ponorogo

 

Ipong Muchlissoni saat melakukan peresmian di Pasar Pulung. Selama menjabat puluhan Pasar Tradisional dibangun dan direnovasi

Ponorogo – Suara Jatim

Selama menjabat Bupati Ponorogo, Drs H. Ipong Muchlissoni melakukan renovasi dan rehab puluhan Pasar Tradisional di Kabupaten Ponorogo.

Seperti di Kecamatan Pulung, peresmian pasar yang bangunannya semakin megah dan bertingkat itu, ditandai dengan penandatanganan prasasti peresmian dan pengguntingan pita di tangga naik lantai 2 lokasi pasar Pulung beberapa waktu yang lalu.

 “Dengan terus dibangunnya pasar-pasar tradisional yang ada di Ponorogo, kita harapkan ekonomi masyarakat hingga pada strata paling bawah, bisa meningkat. Pasar tradisional akan kembali menjadi tempat transaksi utama jual beli dan belanja warga masyarakat,” terang Ipong Muchlissoni.

Pasar lebih kokoh dan terlihat bersih

Pemerintah Kabupaten Ponorogo memang gencar melakukan renovasi dan pembangunan pasar-pasar tradisional utamanya pasar kecamatan. Seperti pasar Balong, Siwalan, Sawoo, Pasar Pon, Pasar Sumoroto, Bungkal, Slahung, hingga pasar Pulung.

Pembangunan pasar Sumoroto pun sudah selesai. Ratusan pedagang kembali menempati tempat yang sudah di sediakan Dinas Perdagangan Umum, Koperasi, Dan Usaha Mikro (Perdagkum) Kabupaten Ponorogo. Hari ini, Senin(28/1/2019) bertempat di Aula Kecamatan Kauman  diadakan serah terima dari pihak Perdagkum dengan para pedagang.

Pasar lebih tertata dan bersih

Fitri Nurcahyo Kepala Bidang Penataan Pasar Dinas Perdagkum menuturkan penyerahan pasar ini dilakukan dengan berdasarkan data dari Dinas Perdagkum Kabupaten Ponorogo ada sebanyak 198 loss dagang dan 40 toko sudah diserahkan kepada para pedagang Sumoroto di Aula Kecamatan Kauman.  “Pembagian ini dilakukan secara gratis kepada para pedagang,” ungkapnya.

Di Kecamatan Sawoo akhirnya mempunyai pasar yang cukup besar sebagaimana diharapkan oleh masyarakat kecamatan Sawoo. Dikecamatan Sawoo kini berdiri megah pasar buah dan sayur yang menampung lebih kurang 170 pedagang buah dan sayur, sehingga para pedagang tersebut tidak lagi berjualan dipinggir-pinggir jalan raya sekitaran kantor desa Sawoo dan polsek Sawoo. (Mar/Jun)

Namanya dicemarkan, Mantan Isteri Dian Agus, Lapor ke Polisi

Namanya dicemarkan, Mantan Isteri Dian Agus, Lapor ke Polisi

 

N, Mantan Isteri Dian Agus yang merupakan Mantan Kiper Nasional melaporkan sejumlah akun media sosial yang diduga melakukan pencemaran nama baik.

Ponorogo – Suara Jatim

N, Mantan isteri Dian Agus yang merupakan mantan Kiper Nasional melaporkan sejumlah akun di Facebook yang telah melakukan pencemaran nama baik dirinya.

Ardian Fahmi, SH, pengacara N yang mendampingi melaporkan ke Satreskrim Polres Ponorogo menyatakan bahwa apa yang dituduhkan beberapa akun itu tidak benar. “Seharusnya itu masalah pribadi dan bukan untuk konsumsi publik, diduga tuduhan itu dipergunakan untuk kepentingan tertentu. Padahal dalam putusan pengadilan tidak disebutkan ada perselingkuhan yang mengakibatkan klien kami bercerai dengan suaminya,”Terang Ardian Fahmi kepada pewarta, Selasa (27/10/2020).

 


Lebih lanjut Ardian menyampaikan bahwa dengan permasalahan ini kliennya merasa dikucilkan. “Klien kami merasa dikucilkan baik di lingkungan kerja dan lingkungan masyarakat tempat tinggal klien kami,” lanjutnya.

Ardian menambahkan ada dua akun yang dilaporkan ke Satreskrim Polres Ponorogo dan diduga melakukan perbuatan pencemaran nama baik. “Ada dua akun yang kita laporkan, untuk perkembangan lebih lanjut kita serahkan ke Satreskrim Polres Ponorogo terkait pelanggaran UU ITE tersebut.” Pungkas Ardian Fahmi.

 

Sebelumnya beredar ujaran beberapa akun di salah satu grup media sosial yang anggotanya ribuan dengan menyebutkan bahwa mantan isteri Dian Agus melakukan perselingkuhan. Diduga ujaran itu untuk kepentingan politis dalam Pilbup Ponorogo 2020. (Mar/Jun)

Selama menjabat Bupati, Ipong Muchlissoni pastikan Genjot pembangunan Infrastruktur di Ponorogo

Selama menjabat Bupati, Ipong Muchlissoni pastikan Genjot pembangunan Infrastruktur di Ponorogo

Pembangunan Infrastruktur yang terus digenjot menjadikan sebagian besar jalan di Ponorogo sudah mulus 

Pekerjaan Rumah yang dimiliki oleh Ipong Muchlissoni saat mengawali menjadi orang nomor satu di Ponorogo dijawab tuntas. Ratusan kilo meter dan ratusan jembatan berhasil dibangun Ipong selama hampir lima tahun terakhir.

“Di awal saya menjabat, persoalan utama di Ponorogo adalah kondisi infrastruktur jalan banyak yang rusak. Setelah kita mulai pada APBD 2017 sampai dengan saat ini, Alhamdulillah 62,48% Jalan Kabupaten di Ponorogo dalam kondisi baik. Ini meningkat 82 KM dari tahun 2015,” Jelas Calon Bupati Ponorogo 2021-2024 itu.

Selain itu, lanjut Ipong, 500 Km lebih dilakukan pengerjaan peningkatan jalan poros kabupaten (Penghubung Kecamatan). “Program 300 juta/desa/tahun yang kita lakukan sangat efektif dalam melakukan pemerataan pembangunan jalan poros kabupaten,”Lanjut Ipong Muchlissoni.

Yang lebih penting Ipong mengatakan bahwa selama kurun waktu 5 tahun terakhir, ada 611 Km lebih penambahan panjang jalan poros desa. “Ini sangat luar biasa, karena penambahan jalan poros desa di tahun 2016 hanya sepanjang 114 Km,” Terang Ipong Muchlissoni.

Lebih jauh Ipong juga menyampaikan bahwa tidak hanya jalan yang dibangun tetapi juga jembatan. “Selama 5 tahun terakhir, 126 jembatan berhasil kita tangani untuk peningkatan dan perbaikan,” ujarnya.

Dari hasil yang telah dicapai, Ipong menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur akan terus dilakukan diperiode selanjutnya. “Infrastruktur harus memadai agar mampu menyokong produktivitas, meningkatkan kemajuan wilayah dan membuat masyarakat lebih sejahtera.” Pungkas Ipong Muchlissoni. (Mar/Jun)

PN Ponorogo Tolak Pra Peradilan Keputusan Bawaslu terkait Pinjaman PT SMI

PN Ponorogo Tolak Pra Peradilan Keputusan Bawaslu terkait Pinjaman PT SMI

 

Andi Wilham MH, Humas Pengadilan Negeri Ponorogo

Ponorogo - Suara Jatim

Pengadilan Negeri Ponorogo menolak permohonan Pra Peradilan yang diajukan oleh Sugeng Hariono terkait keputusan Bawaslu Ponorogo tentang pinjaman Pemkab Ponorogo yang tidak menguntungkan salah satu calon Bupati. 

Hal itu disampaikan oleh Humas Pengadilan Ponorogo, Andi Wilham, MH kepada Suarajatim.net, Senin (26/10/2020). 

Menurut Andi, perkara yang masuk pada 15 Oktober 2020 itu intinya menggugat keputusan Bawaslu Ponorogo tentang laporan Pinjaman PT SMI yang dinyatakan tidak menguntungkan Calon Bupati tertentu. 

"Sudah kita putuskan di Tolak, sidang yang dipimpin oleh Hakim Tri Mulyanto, SH pada hari Jum'at (23/10/2020) kemarin, " Ujar Andi. 

Dalam persidangan itu, menurut Andi dihadiri oleh kedua pihak sekaligus tergugat yaitu pihak Bawaslu Ponorogo. "Salinan keputusan bisa dilihat di situs Mahkamah Agung Republik Indonesia, kemarin sudah kita kirim, kalau tidak nanti malam ya besuk bisa diakses dan di download, " Lanjut Andi, yang juga Hakim di Pengadilan Negeri Ponorogo itu. 

Adapun alasan ditolak, Andi tidak bisa menyampaikan secara spesifik. "Itu keputusan mutlak dari Hakim yang memimpin sidang, sebagai Humas PN Ponorogo saya tidak berkompeten menyampaikan hal itu, yang jelas gugatan tersebut di tolak. " Pungkas Andi Wilham, MH. (Mar/Jun)

Silaturahim ke PPQ Al Mujaahid Ngembak, Ipong ingatkan agar Pilkada tak diisi dengan Fitnah dan Hoaks

Silaturahim ke PPQ Al Mujaahid Ngembak, Ipong ingatkan agar Pilkada tak diisi dengan Fitnah dan Hoaks

 

Calon Bupati Ponorogo 2021-2024, Ipong Muchlissoni saat bersilaturahmi ke PPQ Al Mujaahid, Ngembak.

Ponorogo – Suara Jatim

Calon Bupati Ponorogo 2021-2024, Ipong Muchlissoni melanjutkan safari kampanyenya dengan mengunjungi PPQ Al Mujaahid Ngembak, Ahad (25/10/2020).

Di Ponpes yang dipimpin oleh H Jamil, Ipong Muchlissoni disambut Pendekar PSHT dan puluhan Santri.

Dalam sambutannya, Ipong mengajak semua pihak untuk menghadapi Pilbup Ponorogo dengan tetap tenang. “Kita tidak perlu melakukan Fitnah, ujaran kebencian maupun penyebaran hoaks, ini yang harus difahami oleh seluruh masyarakat Ponorogo,” Ucap Ipong Muchlissoni.

Lebih lanjut, Ipong menyampaikan bahwa gelaran Pilkada adalah ajang untuk menjual gagasan dan ide tentang pembangunan di Ponorogo. “Bagaimana kita membangun Ponorogo sebaik mungkin dengan segala potensi dan kemampuan yang kita miliki, mari kita berikan ide kita ataupun gagasan kita agar Ponorogo semakin maju dan masyarakatnya semakin sejahtera,” ujarnya.

Komitmen tersebut,  tambah Ipong sudah dilakukannya sejak gelaran Pilbup Ponorogo 2015 silam. “Sebagai penantang, saya tidak pernah menyerang petahana saat itu (Pak Amin) dengan fitnah ataupun hoaks, tetapi saya lebih kepada menjual gagasan dan ide seperti pembangunan infrastruktur jalan desa Rp 300 juta/desa/ tahun, pemberian insentif Guru Madin, Program Posyandu Lansia maupun Balita, Bantuan Keuangan Siswa Miskin (BKSM), Umroh bagi Marbot dan Kyai Kampung, dan lainnya, itu semua sudah 100% bisa dilakukan selama 5 tahun terakhir, Insya Alloh di periode kedua nanti ada 10 program unggulan yang akan kita kerjakan selain program yang sudah ada yang akan terus kita lakukan,” urai Ipong Muchlissoni.

Program unggulan yang telah dinotariskan itu menurut Ipong diantaranya adalah bantuan operasional RT senilai 2-5 juta setahun dan juga bantuan dasa wisma, Modernisasi Stadion Bathoro Katong, Pembangunan Desa Digital, Bantuan Alat Pertanian dan penambahan alokasi pupuk bersubsidi, Beasiswa bagi Pelajar dan Mahasiswa berprestasi,Pembangunan Museum Reyog, Festival Budaya Nasional dan Internasional.

“Jadi, mari kita sambut Pilkada ini dengan tetap tenang, santun dan kedepankan untuk menjual ide dan gagasan. Jauhi menyebarkan fitnah, ujaran kebencian dan hoaks, karena selain dilarang oleh undang-undang juga dilarang oleh ajaran Agama.”Pungkas Ipong Muchlissoni. (Mar/Jun)

 Salam dua jari, Pak Gecol Wakoka akhirnya medukung Ipong Muchlissoni

Salam dua jari, Pak Gecol Wakoka akhirnya medukung Ipong Muchlissoni

Wahyudi atau yang lebih dikenal dengan nama Gecol, salam dua jari bersama Calon Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni.

Ponorogo – Suara Jatim

Pemilik Warung Kopi Karo Reno Reno atau yang terkenal dengan WAKOKA, Wahyudi atau yang juga dikenal dengan nama Pak Gecol merasa senang dengan kedatangan Calon Bupati Ponorogo nomor urut dua, Ipong Muchlissoni, Ahad (26/10/2020).

Kedatangan petahana dalam Pilbup Ponorogo 2020 itu juga diikuti ratusan kader dan simpatisan, sehingga membuat Warkop milik Pak Gecol itu ramai dan penuh sesak oleh pengunjung.

Dalam keterangannya, Pak Gecol sangat sepakat dengan metode kampanye yang dilakukan oleh Cabup Ipong Muchlissoni yang berkunjung dari satu warung kopi ke warung kopi yang lain. “Tak hanya itu, beliau juga banyak berkunjung ke sentra UKM yang ada di Ponorogo, ini sangat bagus sekali karena bagaimanapun juga UKM adalah sektor yang harus terus hidup, apalagi ini ditengah pandemi,” Ucap Pak Gecol.

Calon Bupati Ponorogo 2021-2024, Ipong Muchlissoni menyatakan bahwa banyaknya Warung Kopi ataupun usaha yang lain di Ponorogo membuktikan bahwa perekonomian di Ponorogo terus tumbuh. “Warung Kopi yang cukup ramai pengunjungnya membuktikan kehidupan perekonomian di Ponorogo terus tumbuh, semangat masyarakat Ponorogo sangat luar biasa,” ujar Ipong Muchlissoni.


Tentang Wakoka sendiri, Ipong memiliki kesan yang luar biasa. “Pak Gecol ini mampu membuat konsep yang bagus tentang Warung Kopi Wakoka, disini tempat ngopinya para Politisi, Tokoh Masyarakat, Mahasiswa, sehingga pembicaraan di Warkop Wakoka ini bisa jadi tentang Pilkada, tentang politik ataupun yang lain, luar biasa,” Terang Ipong Muchlissoni.

Ipong berharap, Usaha Kecil Menengah seperti Wakoka dapat terus bertahan ditengah Pandemi. “Untuk itu, saya dan tim kampanye salah satunya adalah terus ngopi dari Warkop yang satu ke Warkop yang lainnya.” Pungkas Ipong Muchlissoni. (Mar/Jun)

Mantap, Duet Diandra siswi SMP 5 dan adiknya, Bintang Bumi, Siswa SDMT Ponorogo masuk nominasi AMI Awards Kategori Terbaik

Mantap, Duet Diandra siswi SMP 5 dan adiknya, Bintang Bumi, Siswa SDMT Ponorogo masuk nominasi AMI Awards Kategori Terbaik

 


Diandra EM Syifa, Siswi kelas 7 SMP 5 Ponorogo bersama sang Adik, Bintang Bumi, Siswa kelas 3 SDMT Ponorogo masuk Kategori Terbaik Lagu Kolaborasi AMI AWARDS 2020

Ponorogo – Suara Jatim

Jiwa seni sepertinya sudah mendarah daging bagi kakak beradik Diandra Edrania dan Bintang Bumi. Putri dan putra dari Setyo Budi itu masuk dalam Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2020 sebagai Kategori Terbaik Kolaborasi Anak-anak dengan Lagu berjudul Indonesia 1 Indonesia.

Beserta kolaborasi atau grup musik terkenal seperti 3HOMPIMPA, GHEA & GHIA, JO’ARC VOICE KIDS, KOTAK, NUSSA, Siswi kelas 7 SMP 5 Ponorogo dan Bintang yang merupakan Siswa kelas 3 SD Muhammadiyah Terpadu (SDMT) Ponorogo berhasil mengharumkan nama Ponorogo dalam kancah permusikan nasional.

 


Menurut Setyo Budi, kedua belahan hatinya itu selama ini berlatih keras dalam dunia musik. “Alhamdulillah selama ini, Diandra meraih berbagai prestasi nasional dan internasional, diantaranya The Voice Kids Indonesia seasion 2 tahun 2017 (ajang pencarian bakat nasional salah satu TV swasta nasional), yang kedua peraih dua medali emas kategori Solo vokal dan vokal band dalam ajang Asia Pasific Arts Festival (APAF) tahun 2019 di Vietnam, yang diikuti 16 negara kawasan Asia Pasifik, dan yang ketiga Peraih Special Awards dalam ajang Asian Dreamerz tahun 2019 di Singapura,” Terang Setyo Budi kepada pewarta, Sabtu (24/10/2020).

Lebih lanjut, Setyo Budi, kedua anaknya tersebut berlatih keras dalam menghadapi Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards tahun 2020. “AMI Awards dulu BASF Awards dan HDX Awards merupakan penghargaan yang diberikan kepada Yayasan Anugerah Musik Indonesia (YAMI) dengan gagasan dari Asosiasi Industri Rekaman, Persatuan Artis, Penyanyi Pencipta Lagu, Penata Musik Rekaman Indonesia (PAPPRI) serta Karya Cipta Indonesia (KCI), konsepnya penghargaan ini mengacu pada National Academy of Recording Arts and Sciences (NARAS), komite yang menyelenggarakan Grammy Awards di Amerika Serikat,” Urai Setyo Budi.

 


Dengan judul Indonesia 1 Indonesia, Setyo Budi menyebutkan bahwa kedua putri dan putranya itu adalah sebagai wujud kecintaan kita kepada nusantara, Indonesia. “Meskipun berbeda, kita adalah satu. Persatuan Indonesia adalah pesan dalam lagu yang dibawakan oleh Diandra dan Bintang, dengan masuk dalam AMI AWARDS, Lagu Indonesia Satu Indonesia bisa didengarkan didital platform Spotify, JOOX dan iTunes, dan para pembaca bisa mengaktifkan untuk NSP dengan mengetik BDIHW kirim 1212. Semoga dengan prestasi ini bisa menginspirasi dan menjadikan lagu anak-anak, khususnya anak Ponorogo untuk bisa berprestasi ditingkat regional, nasional maupun iternasional.”Pungkas Setyo Budi. (Mar/Jun)

Pasar tetap ramai ditengah Pandemi, Ipong Muchlissoni : Ekonomi terus berjalan di Ponorogo

Pasar tetap ramai ditengah Pandemi, Ipong Muchlissoni : Ekonomi terus berjalan di Ponorogo

 

Calon Bupati Ponorogo 2021-2024, Ipong Muchlissoni saat berkunjung di Pasar Tumpuk Desa Kemiri, Kecamatan Jenangan Ponorogo.

Ponorogo – Suara Jatim

Meskipun ditengah Pandemi Covid 19, Calon Bupati Ponorogo 2021-2024 nomor urut dua, Ipong Muchlissoni menyampaikan bahwa kehidupan perekonomian tetap berjalan dengan baik di Kabupaten Ponorogo.

Hal itu disampaikan oleh Ipong Muchlissoni saat berkunjung di Pasar Tumpuk Desa Kemiri Kecamatan Jenangan Ponorogo, beberapa waktu yang lalu.

 

Salah satu pasar tradisonal itu terlihat ramai dengan bertemunya penjual dan pembeli yang melakukan transaksi.

“Cukup ramai, masyarakat tetap antusias melakukan transaksi. Jadi walaupun Pandemi Covid 19, kehidupan perekonomian di Ponorogo tetap berjalan dengan baik,” Ucap Ipong Muchlissoni.

 

Ipong juga sempat berinteraksi dengan beberapa pedagang di tempat tersebut. “Para pedagang terlihat bersemangat menjajakan dagangannya, ada yang diproduksi sendiri dan ada juga yang mengambil dari tempat lain lalu dibawa kesini untuk dijual lagi,” Lanjut Ipong.

Yang terpenting, kata Ipong, penerapan protokol kesehatan harus diterapkan secara disiplin. “Saya terus menyampaikan agar mereka, baik penjual maupun pembeli untuk terus memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun dan menjauhi kerumunan, ini yang harus kita ingatkan agar menjadi budaya kita bersama.” Pungkas Ipong.

 

Sementara menurut salah satu pedagang dari desa setempat, Muryani, dirinya senang dengan kedatangan Ipong Muchlissoni. “Orangnya grapyak, selalu tersenyum dan senang bertemu dengan beliau. Yang terpenting, jalan di desa kami sudah banyak yang diperbaiki sehingga menjadi mulus, dulu banyak lubang namun sekarang sudah halus, Matur Nuwun Pak Ipong.” Pungkas Muryani. (Mar/Jun)

Pertanian Maju, Ponorogo jadi Produsen Padi tertinggi di Jawa Timur

Pertanian Maju, Ponorogo jadi Produsen Padi tertinggi di Jawa Timur

 

Panen Raya Padi yang dilakukan oleh Ipong Muchlissoni beberapa waktu yang lalu. Tahun ini, Ponorogo dinobatkan sebagai daerah yang menjadi produsen padi tertinggi di Jawa Timur. 

Surabaya – Suara Jatim

Berdasarkan Berita Resmi Statistik dari Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur pada tanggal 15 Oktober 2020, Provinsi JawaTimur menempati peringkat pertama sebagai produsen  padi terbesar di Indonesia tahun 2020.

Produksi padi Jawa Timur  meningkat 0,44 juta ton dari 9,58 juta ton pada tahun 2019 menjadi 10,02 juta ton di tahun 2020. Tidak hanya itu, surplus produksi beras Jawa Timur pun meningkat di tahun 2020 ini. Dari yang sebelumnya hanya sebesar 1,28 juta ton pada tahun 2019, menjadi 1,50 juta ton di tahun 2020.

“Capaian ini mengukuhkan peran Jawa Timur sebagai provinsi penyanggah pangan nasional untuk menunjang pembangunan pertanian,” ungkap Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa,Senin  (19/10).

Khofifah menerangkan, Kabupaten dengan Produksi padi tertinggi di Jawa Timur adalah Lamongan (0,87 juta ton). Disusul peringkat kedua Kabupaten Ngawi (0,83 juta ton), dan ketiga Kabupaten Bojonegoro (0,74 juta ton).

 


Namun demikian, kata Khofifah, apabila dilihat dari jumlah kenaikan dibanding tahun 2019, maka kenaikan tertinggi produksi padi di Jawa Timur terjadi di Kabupaten Ponorogo yakni sebesar 74,61 ribu ton, Kabupaten Ngawi 52,28 ribu ton, dan Kabupaten Bojonegoro 45,32 ribu ton.

“Artinya, Jawa Timur masih tetap mampu menjaga keberlangsungan produktivitas di sektor pertanian khususnya komoditi padi meski di tengah pandemi,” imbuhnya.

Khofifah mengungkapkan, Jawa Timur akan terus menggenjot produktivitas di sektor pertanian meski sampai saat ini Pandemi Covid-19 belum berakhir. Sektor pertanian diakui Khofifah menjadi sektor andalan yang menjadi penopang pertumbuhan ekonomi, sekaligus sebagai instrumen untuk mendorong pemulihan ekonomi atas dampak pandemi Covid-19.

Sebelumnya, lanjut Khofifah, Juni lalu Jawa Timur melakukan percepatan masa tanam sebelum memasuki  musim kemarau, guna mendukung stabilitas stok pangan nasional. Percepatan masa tanam kedua padi tersebut dimaksudkan untuk mengantisipasi krisis pangan akibat kemarau panjang dan adanya pandemi Covid -19 di paruh kedua Tahun 2020.

 


Produksi pangan dari wilayah Jawa Timur , kata Khofifah, berperan besar dalam menjamin ketersediaan pangan secara nasional, terlebih 16 provinsi di Indonesia bagian timur, sebagian besar suplai  logistiknya dipasok dari Jawa Timur.  Di Jawa Timur sendiri lumbung pangan andalan sudah ditunjukkan oleh Ngawi, Lamongan, Bojonegoro dan Ponorogo Kabupaten-kabupaten lain yang memiliki potensi besar seperti Kabupaten Jember, Tuban, Tulungagung dan Kabupaten Nganjuk yang didaulat untuk peningkatan produksi padi juga akan tetap menjadi andalan sebagai penyokong lumbung pangan nasional.

Calon Bupati Ponorogo 2021-2024, Ipong Muchlissoni menambahkan bahwa upaya yang dilakukan selama ini cukup berhasil. “Penggunaan Pupuk Organik yang menjadi salah satu program strategis diperiode pertama pemerintahan kami berhasil meningkatkan produktivitas pertanian. Perlahan namun pasti, organikisasi akan terus kita genjot di Kabupaten Ponorogo agar selain meningkatkan produktivitas bisa mengembalikan kesuburan tanah dan selain itu, panen kita akan menjadi produk yang sehat karena menggunakan pupuk organik, bukan pupuk kimiawi.” Tandas Calon Bupati nomor urut dua itu. (Mar/Jun)